Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

Satu Malam Bersama Pengawal Tampan

“Balas, Ela! Gugat! Pertanyakan terus menerus! Jangan gentar mengutarakan apa yang ada dalam pikiranmu!” “Utarakan apa yang memberatkanmu, bicarakan apa yang mengganjal di hatimu! Talk it out! Keluarkan semuanya, jangan dipendam sendirian yang berujung kamu menjadi pribadi yang bitter. That’s such an awful response to me. Saya menghargai kejujuran kamu, Ela.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as ungkapan
Read
+Library
Rahasia Yang Terungkap

Rahasia Yang Terungkap

Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh arah namun tidak ada seorang pun yang dilihatnya. Pedro segera masuk dan membuka gulungan kertas itu. Sebuah tulisan tangan dengan tinta hitam mengejutkannya: “Kepercayaanmu akan menjadi kehancuranmu.” Pedro mengernyitkan dahi, ‘Apa maksud tulisan ini? Dan siapa yang melakukannya?’
101.7K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as ungkapan
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

kata si Bos pongah. "Eh, tapi kita kan blom liat buktinya. Barusan Bos cuma ngomong doang. Bisa aja, 'kan ...." "Lu pikir gue tukang bohong?! Nih, liat!" Si Bos mengeluarkan handphonenya dan memperlihatkan sesuatu. Mereka semua serempak bersiul melihat apa yang bos mereka perlihatkan. "Ya Tuhan, cantik banget tuh cewek kalo lagi kayak gini. Dan bodynya ... mateng banget!" komentar salah satunya sambil menggeleng-gelengkan kepala.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as ungkapan
Read
+Library
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

jelasnya Gw kernyitkan dahi, "kok lo bisa ngmong gitu?" komentar gw "gw cuma ngomongin kenyataan kok," mendadak sorot mata Anna berubah sayu "apa hidup gw terlalu salah buat gw ya? mulai dari masa lalu gw sampe keanehan yang gw miliki. Semua nggak bisa diterima gitu aja sama orang lain" "Sorry, tapi gw nggak paham yang lo omongin" jawab gw masih bingung
1017.4K viewsOngoingAdded to Library 644 Times as ungkapan
Read
+Library
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

Benar saja Nay yang akan kembali bersuara terdiam sejenak. “Aku tidak punya alasan untuk mundur dari pernikahan ini, aku juga tidak akan mengekang kamu dengan mimpi-mimpi yang kamu miliki, dan mengenai kekasihmu aku yakin lambat laun kau akan menerima aku dan melupakannya.” “Pede sekali kau berbicara, sudahlah aku mau balik! Berbicara dengan kau membuat kepalaku berdenyut.” “Selamat! Selamat atas runner up debatmu, kamu hebat ku akui, padahal saingan mu saat itu tidak bisa disepelekan.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as ungkapan
Read
+Library
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

kata Rosa lirih. Wanita itu mulai membelai ular piton yang tengah bersembunyi. Lalu membuka celana bokser yang dipakai Memet, wanita itu menelan salivanya berulang, menahan hasrat yang ingin segera disalurkan.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as ungkapan
Read
+Library
Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Aku mengambil spidol, lalu menulis rahasiaku dengan serius. Erick ingin melihat, tetapi aku menutupnya. "Misterius sekali. Aku tebak, kamu pasti berharap kamu cepat sembuh, 'kan?" Aku menggeleng dan menimpali, "Itu bukan harapan, tapi delusi." Erick termangu mendengarnya. Kemudian, matanya memerah.
10.6K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as ungkapan
Read
+Library
Undangan

Undangan

“I want to hold you close Under the rain I want to kiss your smile And feel the pain I know what's beautiful Looking at you In a world of lies You are the truth” Lalu Rayhan menyanyikan bagian refrain. “And baby Every time you touch me I become a hero I'll make you safe No matter where you are And give you Everything you ask for Nothing is above me I'm shining like a candle in the dark When you tell me that you love me”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as ungkapan
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Kalung itu tampak kuno, tidak selaras dengan pakaian modern yang dikenakan Valerie, namun memancarkan kehangatan yang membuat Arka merasa mual sekaligus rindu. "Maafkan aku," ucap Arka, meskipun nada suaranya tidak terdengar seperti permintaan maaf. Lebih terdengar seperti sebuah pengakuan atas rasa lapar. "Lukisanmu... The Emperor's Grief. Kenapa kau tahu tentang kesedihan yang seperti itu? Kau masih terlalu muda untuk memahami kehampaan seorang penguasa."
101.0K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as ungkapan
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menulis di udara hitam yang pekat. Ia tidak menulis nama, tidak menulis tempat. Ia menulis satu kata dalam bahasa yang belum pernah diciptakan, sebuah simbol yang berarti: "AKU ADALAH KITA YANG SEDANG MEMBACA DIRINYA SENDIRI." Seketika, terjadi ledakan informasi yang luar biasa. Sistem Sang Pengamat Ke-N mengalami kernel panic. Lensa raksasa itu pecah menjadi jutaan fragmen kaca.
902 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as ungkapan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status