Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Pedang Naga

Pendekar Pedang Naga

teriakan Lenong Panama membuyarkan perdebatan antara Asoka dan Ranu. Ombak melaju semakin cepat. Kayu-kayu kapal hampir saja rompal karena deburan ombak itu, namun kayunya masih terpatri kokoh karena Lenong Panama menggunakan kayu jati kualitas terbaik. Semisal itu kayu biasa, pasti kapal sudah karam karena ombak. Selang beberapa detik, Asoka dan Ranu merasakan energi aneh dari bawah.
9.6263.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai kepala ranjang kayu
Tampilkan Ulasan (90)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Baca Semua Ulasan
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Di ruang tamu, Raka dengan penuh semangat memeriksa ranselnya, tak sabar ingin tahu mainan apa saja yang akan dibawa. “Bunda! Aku bawa truk pasir ini ya?” teriak Raka dari ruang tamu, wajahnya penuh semangat saat mengangkat mainan besar itu. Alea tertawa kecil. “Bawa aja, Nak. Tapi jangan lupa bawa topi pantainya juga, biar nggak kepanasan nanti,” jawabnya, sambil menata barang di meja dapur.
98.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Jebakan Ranjang Nona Muda

Jebakan Ranjang Nona Muda

Sontak tangan kecil itu membanting benda pintar itu dengan kencang ke atas ranjang. "Brengsek!" serunya seraya membuka lemari di bawah pantry yang menunjukkan baris minuman berjejer indah. Dengan cepat Clara membuka salah satunya dan meneguk hingga tandas tak tersisa. Kepalanya yang pening, berangsur membaik, bersama dengan bayang David di kepalanya. ***
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Mantra Pemikat Sang Perawan Tua

Mantra Pemikat Sang Perawan Tua

PELET DARAH KOTOR Part 19 "Ki, Juragan Karta itu apakah warga asli Desa Kemangi juga?" Ki Sukron belum sempat menjawab, tiba-tiba anak gadisnya yang masih remaja, keluar dari ruangan dalam. Suara kriet karena pijakan kaki jelas terdengar. Mayoritas rumah di desa ini memang terbuat dari kayu, dan untuk alas panggungnya dibuat dari batang bambu yang dipotong tipis kemudian dianyam, biasa disebut dengan bilik.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Salah Ranjang

Salah Ranjang

“Rhea!” Wanita yang saat ini tengah terbaring di atas ranjang, mengerjapkan mata saat mendengar suara gaduh nan berisik. Dengan kepala masih terasa pening, ia berusaha meraih kesadaran mendengar suara sang suami terus berteriak memanggil namanya. “Rhea!”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Ketika Mas Gagah Tiba

Ketika Mas Gagah Tiba

Kucubit pinggangnya gemas. Nurida menahan senyum. "Tidak akan, Mas, ini kokoh. Dari kayu jati asli." "Enggak akan berisik kalau kami tempur?" "Mas, ih." Semakin aneh saja bahasanya. Bikin mukaku jadi merah. "Tidak akan, Mas." Suamiku mengecek ranjang itu dengan loncat seperti semalam. "Iya, Sayang. Ini gak roboh."
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

tanya Pak Cik pada Aditya dan Candra sambil menunjukkan sebuah ukiran kayu kecil. Mata Aditya dan Candra terbelalak. Keduanya terkejut melihat benda yang ditunjukkan oleh Pak Cik. Sebuah ukiran kepala burung rangkong yang dibuat dari bahan kayu sungkai. Ukiran kepala rangkong itu bukan ukiran biasa. Hanya anggota telik sandi Kedatuan Malayu yang memilikinya. Maka, jika seseorang bisa menunjukkan ukiran kepala burung rangkong tersebut, maka bisa dipastikan si pemilik adalah anggota prajurit telik sandi Kedatuan Malayu yang jumlahnya tak banyak.
1019.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Di setiap sudut ruangan, bukan boneka beruang yang duduk manis, melainkan Golem Penjaga Miniatur setinggi lutut yang matanya menyala merah jika mendeteksi gerakan. Dan tempat tidurnya... Ranjang bayi itu terbuat dari kayu hitam pekat (Kayu Pohon Kehidupan yang tahan api dan sihir), dikelilingi oleh Kubah Energi Transparan yang berdengung pelan. "Apa... ini?" tanya Rania, menunjuk ranjang yang terlihat seperti sel isolasi penjara supermax itu. "Itu Ranjang Aegis Mark-1!" Finn muncul dari balik lemari, memegang remote kontrol. "Fiturnya lengkap, Ratu! Anti-guncangan, anti-suara bising, pengatur suhu otomatis, dan..."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Delta yang Terpilih (She-wolf Sequel)

Delta yang Terpilih (She-wolf Sequel)

Kuraih apa yang bisa kuraih, termasuk kepala ranjang yang terbuat dari kayu. “Dav, bertahanlah. Pusatkan pikiranmu untuk menghalangi hilangnya kesadaranmu. Kumohon, tetaplah sadar!” Sayup kudengar ucapan Paman yang menyuruhku untuk tetap tersadar. Ah, andai kutahu rasanya bisa menjadi seperti ini, tentu aku habisi saja Alpha itu sejak awal.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Ranjang berukuran king size di tengah ruangan dihiasi dengan taburan kelopak mawar merah membentuk hati, lengkap dengan dua angsa dari handuk yang saling bertautan. Suasana temaram dari lampu dinding kuning keemasan memberikan kesan yang sangat intim dan romantis. Mereka berdua sempat berdiri canggung selama beberapa saat, menatap dekorasi kamar tersebut. "Ehem... kamu bersih-bersih duluan saja, Fero. Aku akan menunggu di sini," kata Adista, berusaha memecah kecanggungan sambil melepaskan tiara dari rambutnya.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kepala ranjang kayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status