KINASIH
Lalu lalang kendaraan masih memenuhi jalanan yang kini terang oleh lampu jalan dan sorot dari para penggunanya.
Mobil menepi di dekat trotoar, Asih bergegas keluar dan masuk ke area stasiun. Tiket sudah di tangan, tekad juga sudah bulat, saatnya dia mendatangi tempat baru dan tentu saja dengan harapan baru di kehidupannya. Ponsel sudah dimatikan dan disimpan dalam tas kecil di lengan. Sembari menunggu datangnya kereta, Asih mengamati sekitar. Hilir mudik manusia dengan berbagai masalah di kepala, berkerumun di dalam peron dan pecah saat melewati pintu keluar.
Hot Chapters