Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Samar-samar, semua orang sepertinya mendengar raungan harimau yang mengguncang gunung dan sungai. Kemudian, seekor harimau putih dengan cepat terbentuk di bawah kaki sang ahli misterius, memperlihatkan taringnya dan meraung di kehampaan. Harimau putih ini bukanlah harimau biasa, melainkan teknik seni bela diri yang sangat ampuh. Kini, di tangan ahli misterius ini, benda itu menjadi lebih menakjubkan, seperti makhluk ilahi purba.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Khodam Kraken Purba

Khodam Kraken Purba

Aku mengangkat kakiku, siap menghancurkan kepalanya. "Tunggu!" teriak sebuah suara. Aku menghentikan gerakanku dan menoleh ke arah suara itu. Seorang pria tua berjubah putih muncul dari balik pepohonan. Pria itu memiliki aura yang sangat kuat, jauh lebih kuat dari siapa pun yang pernah kutemui sebelumnya. Bahkan lebih kuat dari Anggun. Aura merah darah itu... seorang Grand Master!
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Tidak ada satu pun tanda kemewahan atau kenyamanan di sini, tapi toh ini satu-satunya tempat yang aku punya sekarang. Saat aku masuk, aku melihat sesosok pria tua dengan janggut putih duduk di kursi kayu. Oh, ini… Guru Bai, orang yang menemukanku saat nyaris mati di tepi tebing. Entah kenapa, dia adalah satu-satunya orang di desa ini yang sepertinya benar-benar peduli padaku. Mungkin karena dia sudah tua, atau mungkin dia hanya… terlalu baik. Entahlah, tapi rasanya begitu. “Lin Feng,” panggilnya sambil tersenyum tipis. “Kau baik-baik saja? Kulihat kau berjalan dalam hujan tadi.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Malaikat Elang

Malaikat Elang

“MOMI…, teriaknya histeris. Mobil segera berhenti dan pemiliknya langsung bergegas keluar, berlari ke selokan tempat Friska nangkring. “Sori Fris, gua ngak sengaja”. Suara ini sepertinya gue kenal deh, Friska menengadah. Tuh kan benar, siapa lagi kalau bukan malaikat Elangnya. Mau apa sih nih orang? Tanpa mengindahkan uluran tangannya Friska berdiri dan berjalan meninggalkannya. “Fris, gue benar-benar minta maaf. Gua bakalan tanggungjawab,-“
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Warisan Hitam

Warisan Hitam

Seperti biasanya, ciri khas Nang Dam yang selalu datang ditandai aroma gaharu dan memeluk tubuh dari belakang serta mencumbu leher sang tuan. “Sudah siapkah malam ini melakukan ritual denganku tuan?” “Sekali lagi aku ingatkan, jangan sampai ada seorangpun yang mengganggu saat kita melakukan ritual ini,” Hantu bergaun hitam itu berbisik mengucap kalimatnya tepat ditelinga kiri Hans. “Dan ingat! Tinggal 1 lagi…tinggal 1 lagi perawan yang harus kau persembahkan dan kekuatanku akan bertambah kuat. Kau tak perlu melakukan ritual ini lagi,”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

teriak Tisha “Kamu kan orang,” ucap Yura pelan “Tidak ada orang! Tidak ada orang! Pergi! Bunda marah! Tidak ada orang!” ucapnya tanpa berhenti. “Tisha!!! Nama kamu Tisha kan?, aku orang baik, aku bawa banyak makanan,” ucap Yura dengan lembut. “Makanan? Makanan? Jajan? Mana? Aku mau makanan. Tisha mau jajan,” ucap Tisha berulang kali.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Sang Malaikat

Sang Malaikat

tanya orang itu tiba-tiba. "Namaku Dewi, aku dari Kota Angin," jawab Dewi. "Dimanakah itu? ini pertama kalinya aku mendengar nama kota itu," ucap orang itu penasaran. "Kota itu sangat jauh dari sini, dan aku tidak tau jalan pulang. Aku sangat takut," jawab Dewi dengan sedih. Tiba-tiba saja Dewi mendengar suara harimau, sepertinya suara itu sangat dekat. Karena ketakutan, dia pun melompat memeluk orang yang mirip Dewa itu dengan spontan sambil menangis.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Rumah mewah itu tampak indah di antara hamparan pohon cemara yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju gerbang utama. Mereka memberi nama tempat itu Mike House. Rumah hiburan dewasa untuk kalangan berduit dan laki-laki berkantong tebal. Tidak mudah untuk bisa menjadi tamu di Mike House. Hanya melalui agen yang ditunjuk khusus, para tamu bisa memiliki akses ke rumah mereka.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Rambut hitam panjangnya diikat rapi ke belakang, memperlihatkan leher jenjangnya yang putih mulus tanpa cacat sedikit pun. "Sore, Sarah, Clarissa. Tampaknya kalian sedang asyik membicarakan sesuatu yang sangat menarik sampai tidak sadar saya berdiri di sini," tegur Bu Amara dengan suara bariton yang lembut namun berwibawa.
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Malaikat Sayap Hitam-Putih

Malaikat Sayap Hitam-Putih

Mata hijaunya berbinar di bawah rambut hitamnya. "Selamat datang di Pesta Hitam Putih! Malam ini semua malaikat dan iblis baru akan bergabung dengan keluarga mereka," kepala sekolah mengumumkan dan semua orang bertepuk tangan. "Emma Lanshen!" tiba-tiba ia memanggil, dan gadis yang sama yang kulihat di hutan ketika John memergokiku naik ke panggung untuk bertepuk tangan.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai khodam harimau putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status