My Precious Baby
“Pak Sadam!”
Sadam sedikit tersentak, terkejut karena tiba-tiba wajah Kamala muncul menggantikan layar ponselnya. Dia sempat terdiam mengamati wajah gadis itu, hidungnya tidak tinggi namun masih terlihat sedikit tulang disana, matanya bulat, bibirnya penuh meskipun agak kering, Sadam bisa melihat beberapa kulit kering disana, kulitnya tidak terlalu putih, dan napasnya harum mint.
“Pak! Simpan dulu dong, gak selesai deh ini keburu mulai.”
Bab Populer