Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Brave Heart

Brave Heart

Seruni melewati gerbang pabrik dengan perasaan dejavu. Rasa-rasanya baru kemarin ia masih berlalu lalang di tempat ini. Padahal sepuluh bulan telah berlalu. Dulu ia menghabiskan banyak waktu dan tenaga di pabrik gula ini. Bekerja dari pagi hingga petang, dengan gaji satu juta tiga ratus ribu rupiah. Jauh di bawah UMR Banjarnegara yang mencapai satu juta delapan ratus lima ribu rupiah.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Simpanan!

Simpanan!

cecarku semakin menyelidik hingga ke akar-akarnya. Ibu penjual warung kembali menoleh ke arahku. Ia melapas celemek yang sedari ia pasang di tubuhnya. Agar pakaiannya tidak kotor saat membungkus gula. Padahal aku rasa itu tidak penting. "Katanya kerja di perusahaan besar yang ada di dekat sini. Tapi ...," suaranya mulai pelan dan melirik ke kiri dan ke kanan sekilas.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 957 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

Glenn tebak keduanya merupakan karyawan pabrik yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pasar itu. Sialan, kenapa seharian ini berita tentang keluarga sialan itu terus muncul? Glenn membatin. Pria itu menggelengkan kepalanya dan memutuskan untuk melanjutkan makannya, kembali mengisi perutnya yang masih kosong belum ia isi sejak pagi. Akan tetapi saat ia kembali mengunyah makanannya, ia kembali mendengar, "Ia hebat ya. Masih sangat muda tapi sudah membuat beberapa anak perusahaan menjadi maju."
1057.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

Pabrik SSK FOOD memang ada di beberapa titik Indonesia, seperti yang menangani mie instan atau makanan kaleng adalah pabrik berbeda. “Dulu aku beneran gak tertarik sama usaha bapak, aku pikir ya usaha biasa aja.” “Usaha biasa? Gila kamu, orang kamu ini termasuk konglomerat!” Nina bersungut-sungut di dalam mobil, mereka sudah menuju laut yang ingin Tikta datangi. Tikta tertawa melihat bagaimana reaksi Nina, “Aku gak tahu! Setelah lulus SMA dan diwajibkan mengambil alih usaha bapak, aku baru tahu kalau bisnis bapak skalanya besar banget.”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Menjadi Madu

Menjadi Madu

Aku teringat, aku hendak membeli madu dan sari kurma untuk Bibik Saroh karena kemarin beliau mengeluh kurang enak badan. Akhirnya aku pun diturunkan di depan apotek oleh Bu Sintia dan suaminya. Setelah membeli madu dan sari kurma, aku segera pulang, kulihat di jam tanganku sudah jam delapan lebih, bahkan sudah hampir jam sembilan malam. Tepat jam sembilan sebelas menit aku sampai rumah. Kulihat masih tidak ada mobil Gus Ibrahim di garasi mobil.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

Tak berlangsung lama aku langsung datang ke pelukannya. "Tapi, nanti bagaimana dengan Tia, Mas" "Tenang saja, perusahaanku ada lowongan. Kamu berkerja saja disana. Nanti kamu pulang ke kontrakan biasa supaya Tia, tidak tau apartment ini" jelasnya "Jadi, aku kerja di perusahaan kamu. Posisi apa. Sekertaris atau apa? Kita bakal ketemu terus dong" ucapku girang. "Kamu dibagian gudang dipengawasan. Gak papa kan, kita pura-pura enggak kenal."
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
SEKELIP MATA CRAZY RICH

SEKELIP MATA CRAZY RICH

Sepenuhnya ia mendapat data tentang Meilana. Itu adalah pulau kecil dan tidak susah mendapatkan alamat tempat ibunya bekerja. Andika menatap alamat kantor itu. Sebuah perusahaan kecil, namun sebenarnya besar yang berkantor pusat di Singapura . Menambang batugranit yang diekspor Singapura, untuk pembangunan gedung gedung bertingkat tinggi. Ia minta izin untuk bertemu dan segera mengetahui dengan siapa dia berbicara. Pimpinan kantor mengizinkan dan memberikan tempat yang tenang diruangan tamu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Tak lupa aku membeli roti kering, roti empuk jajan pasar dan makanan ringan lainnya. Setelah selesai belanja aku membeli es batu di salah satu warung yang berada di Desa Weringin–desa tempat tinggalku sekarang. Kata Mas Halid, perkebunan itu masih masuk Desa Wringin. "Oh, Mbak Miska ini istrinya Halid yang kerja di perkebunan sawit itu?" "Iya, Bu, baru semalam kami sampai." "Iya Mbak, Mas Halid semalam beli bensin untuk isi genset. Cukup lama Mas Halid ngobrol sama suami saya."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Too Good To Be True

Too Good To Be True

Tentu saja kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Nindya. Betapa dia sangat bersyukur waktu itu. Bersyukur karena bisa tinggal bareng lagi dengan Ibu dan mendapatkan pekerjaan pula. Setidaknya dia tidak menganggur setelah tidak lagi bekerja dii pabrik konveksi. Ibu menempati rumah Mess berukuran tipe 36 di sekitar pabrik. Sudah cukup lama Ibu bekerja di Pabrik itu. Pabrik pengolahan susu dan produk turunannya yang sangat terkenal di wilayah Cianjur. Nisa ingat, Ibu sudah bekerja di pabrik itu ketika dirinya baru lulus SMP. Saat itu pabrik masih berupa industri rumahan biasa berskala kecil. Waktu itu pula dengan tekad sekuat baja, Ibu memutuskan untuk bekerja di tempat itu. Terpisah dari Nind
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Kembalinya Janda Terkaya

Kembalinya Janda Terkaya

Glara mengangguk, ia mengusap puncak kepala Gama gemas. Mereka menghabiskan waktu saling bercerita satu sama lain, Glara juga menceritakan pengalamannya ketika bekerja di pabrik Jepang. Ia sedikit banyak mempelajari sistem yang ada di sana, Glara pun berniat untuk mencoba menerapkan di perusahaannya agar berkembang semakin pesat.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status