Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Time Replayers

The Time Replayers

mengalun dari radio. “Kamu pasti haus,” katanya. “Terima kasih, Mbok,” “Mbok kagum lho, Ferre baru sekolah SD tapi sudah dewasa sekali perilakunya,” Aku tersenyum. Kuteguk habis air minum pemberian Mbok Jah. Kuambil koran Pikiran Rakyat terbaru, membacanya sekilas. Ada bahasan tentang industri gula yang mulai bermasalah. Selebihnya adalah berita tentang Jawa Barat.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

“Jadi, bagaimana kalian bisa bertemu?” Lizzie menatap ke arah Daxon untuk mengisyaratkan pada pria itu agar memberikan jawaban yang bagus. Mengakui bahwa mereka terlibat one night stand yang kemudian berubah menjadi sebuah kesepakatan tentang hubungan papi gula dan sugar baby, tentunya tidak mungkin dibicarakan keras-keras disini. Bisa dibilang itu adalah cerita yang paling Lizzie ingin tutupi dari siapa pun juga. Daxon yang mengerti langsung mengambil alih situasi. “Sebenarnya, setelah aku mengisi kelasmu waktu itu. Aku bertemu dengannya disana dan kami cocok.”
89.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

Sebenarnya Gus Farhan sudah sangat mengenal Koh Akong, bahkan dahulu ketika Gus Farhan masih kecil, ia sering bermain ke rumah Koh Akong. Pabrik yang semula hanya sebuah home industri kecil-kecilan, kini telah melebarkan sayap dengan memproduksi ribuan roti untuk dipasok ke toko-toko besar. Ia takjub melihat desain gedung yang sudah banyak berubah, lebih modern dan nyaman dalam pandangan. Dahulu tempat itu kotor, penuh debu dan mengeluarkan bau tak sedap. Sekarang sudah tidak lagi. Gus Farhan mencari kantor admin.
7.78.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Beberapa menit berjalan hingga langkah Argio terhenti pada pabrik gula terbengkalai, dari luar saja tampak mengerikan seperti bangunan berhantu. Argio melangkah mendekati bangunan tersebut. Secercah cahaya terlihat dalam pabrik terbengkalai itu, sudah pasti ada orang di sana. Baru hendak melangkah masuk ke dalam pabrik tersebut dua pistol sudah di todong di sisi kanan dan kiri kepala Argio. "Seperti ini cara mainannya," gumam Argio melirik dua pria yang menatap mengintimidasi padanya.
9.421.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

Satya memberi isyarat pada Evan untuk memperlihatkan foto-foto bagian dalam pabrik gula dan mesin-mesin yang ada di dalamnya. Foto-foto bekas pabrik gula terpampang di layar. Semua mata memandang bagian dalam bangunan kuno yang dibangun pada akhir abad 18 dengan takjub. Mesin-mesin besar yang dipakai untuk memproses tebu menjadi gula masih berada di tempatnya meski terlihat usang dan berdebu. Gedungnya pun tetap berdiri kokoh seolah ingin berkata jika ia takpernah surut ditelan zaman.
10105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Arga, Iswandi dan juga Andrea hanya diam ketika mendengar kedua wanita itu tertawa meskipun mereka tidak tahu apa yang saat ini sedang ditertawakan oleh kedua wanita tersebut. Iswandi berada di pabrik gula milik Arga. Ia memeriksa semua permasalahan yang ada di pabrik gula ini. Kecurangan demi kecurangan terlihat ketika Iswandi mengecek keseluruhan, mulai dari bahan mentah, mesin-mesin, gaji, serta pengeluaran yang lainnya.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Amora menarik napas, lalu mulai bercerita dengan nada tenang, seolah sedang mengisahkan sesuatu yang tak menyakitkan lagi. “Waktu itu Mora tinggal di rumah kontrakan kecil. Letaknya jauh dari mana-mana, tersembunyi di belakang pabrik tua yang sudah tak beroperasi. Tapi anehnya, tiap malam selalu ada bau menyengat dari arah pabrik itu. Kata warga sekitar, dulunya pabrik itu memproduksi gula.” Ia berhenti sejenak, menatap jauh seolah kembali pada masa-masa itu.
9.896.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Untuk alasan keamanan dan kerahasiaan, Wira membagi produksinya menjadi lima pabrik yang berbeda. Pabrik Satu membuat baja, memproduksi Pedang Treksha, dan mencetak berbagai peralatan presisi. Pabrik Dua membuat gula. Pabrik Tiga membuat sabun. Pabrik Empat mengolah gliserin murni, membuat natrium karbonat, alkohol, dan berbagai zat kimia. Pabrik Lima adalah tempat pembuatan kaca saat ini.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196.5K kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Dipaksa Menjadi Budak Keluarga

Dipaksa Menjadi Budak Keluarga

Tenaga diperas bagaikan sapi perah itu enak? “Mbak di sini kerja gak peduli kaya gimanapun kondisi badan kamu bilang enak? Mbak kerja udah kaya budak, tenaga diperas kaya sapi perah asal kamu tahu.” Zafar bungkam. Mataku memanas menatap netranya melalui layar gawai. Suaraku bergetar. “Jadi selama ini kamu ngira Mbak kerja enak-enakan?” Aku tertawa renyah. “Kamu belum tahu, Le. Kamu belum tahu apapun. Kamu belum tahu semati-matian apa Mbak di sini. Atau sebenarnya kamu tahu tapi menolak gak tahu.” Aku tersenyum miris. “Mbak yakin kamu bukan orang bodoh yang gak ngerti kaya apa pekerjaan TKI jadi pembantu. Secara diantara kita semua sekolahmu paling tinggi. Kamu lulusan SMK. Mbak ingat betul k
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Gula pasir yang sedianya akan ia kemas pada mesin vertical packaging, nyaris tumpah karena gerakan tidak terkontrolnya. "Maaf, Bu Henny. Saya sedikit kurang enak badan. Tapi saya janji akan mengemas gula-gula ini secepat mungkin," tukas Mayang cepat. Kalau ia sampai dipecat, bagaimana nasib pendidikan kedua adiknya? Semenjak ayahnya sakit-sakitan, kewajiban membiayai sekolah adik-adiknya kini telah berpindah ke punggungnya.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 975 kali sebagai kisah nyata pabrik gula
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status