Upik Abu Mertua
"Apa maksudmu? Kamu takut anakmu akan pergi darimu? Itu tidak mungkin, Hafidz. Dia kan anakmu, tidak mungkin dia pergi. Aku tidak mengerti."
Hafidz menundukkan kepalanya dan mulai berbicara lagi, "Putri bukan anakku," ujarnya.
Wanita itu terkejut, menyadari betapa rumitnya masalah yang dihadapi Hafidz, yang selama ini selalu mampu menyelesaikan berbagai persoalan dalam hidup orang lain.
"Apa! Kamu bercanda, kan, Hafidz? Aku tidak mengerti, mengapa kamu begitu takut kehilangan seseorang yang bukan anakmu? Siapa yang ingin mengambil Putri darimu?"
Hot Chapters