Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SETELAH KITA BERPISAH

SETELAH KITA BERPISAH

tanya Yudha. Rizka menganggukkan kepalanya. Tidak ada salahnya dia ngobrol sebentar dengan Yudha. Apalagi dia baru saja bangun tidur dan butuh waktu lagi untuk tertidur. Sementara Yudha mungkin sudah lelah. "Oke. Sebentar aja karena kamu pasti lelah, capek. Setelah itu kamu istirahat." Yudha menganggukkan kepalanya. Mereka ngobrol-ngobrol di ruang keluarga.
1041.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Pengakuan Raka Kuikuti langkah Kak Raka, menjauh sedikit dari kegaduhan, ya, kebetulan waktu bertepatan dengan istirahat, walau hanya sekedar makan pizza dan soda tak mengapa setidaknya, itu akan mengganjal perut kami. "Duduk, Bell!" serunya, aku pun duduk dengan memberi jarak agak jauh. Jika biasanya terasa nyaman berbeda kali ini, rasa canggung lebih mendominasi.
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Ia tahu bahwa itu akan segera pulang. Oleh karena itu, tidak sabar untuk segera kembali! "Aku lelah. Aku istirahat dulu ”kata Krisna dengan santai. Kemudian dia menutup matanya saat dia duduk bersila dan mulai memulihkan diri. “Bukankah kamu baru saja beristirahat lebih awal?" Naga Iblis Hitam bergumam ragu tapi tidak bertanya terlalu banyak.
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Possessive Husband

Possessive Husband

isaknya pelan. Keith mengusap kedua mata basah Kiara dan menciumnya lembut. "Aku mau kamu istirahat, kamu bisa melanjutkan kuliahmu sampai nanti Kleo besar dan kamu bisa meninggalkannya untuk memulai kesibukanmu. Tapi sekarang yang aku mau, kamu cukup duduk diam di rumah tidak kelelahan seperti sekarang ini" Kiara membersit ingusnya yang keluar dari hidung dan mengusap air matanya, "benarkah boleh?"
1081.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Kisah Kita

Kisah Kita

Yasudah lah, mau bagaimana lagi, sudah terlanjur juga, yang penting mereka bisa menjaga mulut mereka agar tidak mengatakan nya kepada orang lain. Jam istirahat pukul 10.15, bel berbunyi, semua orang berhamburan dari kelasnya masing-masing menuju tempat yang sama, yaitu kantin tercinta. Teman-teman ku juga begitu, sibuk memilih ingin membeli apa nanti ketika sampai disana, karena kalau kita tidak memiliki list untuk belanja, kita akan kalah dengan ratusan manusia yang sedang antri untuk berbelanja juga. Mereka tentu nya mengajakku, namun aku sedang tidak enak badan, itu yang aku ucapkan. Tapi aku tidak tahu apakah ini tidak enak badan atau karena harus menghadapi kenyataan. Aku terus melamun
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Luke bisa mengerti kalau Rena merasa lelah. "Ya. Tapi jangan tinggalkan aku." Rena berujar lirih dengan suara yang serak, matanya perlahan tertutup dan tidur lelap benar-benar menjemputnya. Tidur yang tiba-tiba nyenyak seakan mengganti seluruh lelahnya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

Tarik-menarik kecil pun terjadi, namun terasa lebih seperti sebuah permainan daripada sebuah pertengkaran. “Nanti di pos dua kita istirahat sebentar,” usul Kiran, mengatur napasnya. Ria menggeleng semangat. “Aku mah nggak capek! Jalanannya enak, kok.” Kiran menghela napas. “Raka butuh istirahat, biar sampai atas kondisinya tetap fit.” Ia menoleh ke belakang, mencari sosok Raka dan Ranu.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

"Karena kita butuh waktu untuk beristirahat." Arjuna tidak paham. Dia meneguk kopi, dengan mata terus menatap Saka menanti ucap selanjutnya. "Kalian semua istirahat. Gue juga akan melakukannya." "Istirahat yang lo maksud itu yang bagaimana?" "Pergi. Pergi lalu kembali."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Istirahatlah barang sejenak jika kamu merasa lelah. Pikiran yang suntuk perlu direhatkan. Jangan terlalu memaksa untuk terus berjalan. Terkadang kamu perlu menikmati keindahan dalam keheningan. *** Sabtu, waktu yang banyak dinantikan oleh para kaula muda untuk melepaskan penat setelah enam hari dilalui dengan sebuah kesibukan.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai kita rehat sejenak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status