Istri Keempat
kata Tia seraya lanjut membongkar isi kopernya yang besar.
"Bener, nanti panggil aja mereka semua terus kasih satu-satu. Tas kecil ini aja sama gantungan kunci, sama kek Ririn."
"Yaudah aku pisahin dulu."
Mendengar percakapan itu, mau tidak mau mata Airin pun menoleh pada mereka. Dia menggigit satu potong manisan pala dan membiarkan sari buah yang manis dan asam itu meledak di mulutnya. Di saat Airin hanya mendapat tas kecil dan gantungan kunci yang sama seperti yang didapatkan para pembantu di rumah ini, Ria dan Nia mendapat tas berwarna merah dengan label yang terpampang besar di depannya, jelas itu adalah merk terkenal yang harganya juga pasti mahal.