Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Know What You Eat

I Know What You Eat

Di saat suasana memanas, seseorang menghampiri Ken. Tap.. Tap.. Langkahnya begitu pelan dan lambat. Langkahnya seperti diseret. Tap.. Tap.. GRAB!! Sebuah tangan tua yang keriput menyentuh tangan Ken dan menggenggamnya erat. “Nak.. Tenanglah.. Nenek tahu semua bukan kesalahanmu..,” ucap nenek itu lirih. Ditatapnya nenek itu oleh Ken. “Nenek ini.. Wanita tua yang datang sama Tante itu.. Tante yang kepalanya kena kue jeruk..,” batin Ken.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Dikejar Paman Mantan Suami

Dikejar Paman Mantan Suami

"Sudah, cepat pergi berkencan, nggak perlu temani Nenek." "Oke, kami akan mendengarkan Nenek." Kaedyn dan Elena berjalan keluar dari bangsal berdampingan. Wajah sang nenek yang semula tersenyum berubah menjadi sedih. "Netta, apakah kedua anak itu pikir aku ini bodoh?" Mereka jelas-jelas berpura-pura akur di hadapannya. Nama Netta adalah Netta Muren. Dia telah merawat neneknya Kaedyn selama 20 tahun lebih. Dia kurang lebih memahami kekhawatiran sang nenek. "Nyonya Besar, anak muda punya pola pikiran mereka sendiri."
9.699.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kol nenek
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Icha Chocolate
baru nemu novel yang jalan ceritanya sat set gini, konfliknya emang seru dan ga ketebak tp eksekusi penyelesaiannya ga belibet, ga ada laki" atau perempuan yg bego karena ga bisa ungkapin rahasia, ada rahasia pun kebukanya ga belibet..semoga tetap di jalur yg benar, happy ending nathan elena...
Baca Semua Ulasan
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Di tengah upayanya itu, dirinya didatangi seorang nenek-nenek yang meminta Ken untuk membantunya berjalan akibat punggungnya linu. Dan disinilah bagian lucunya, Ken tidak mengerti apa yang dikatakan nenek itu dan nenek itu juga tidak mengerti ucapan Ken—karena nenek itu berpikir bahwa dirinya juga bisa seperti Serei. "Aah, di alam semestaku seorang nenek itu beban kuadrat. Jadi, kakak memintaku tidak membantu mereka apapun yang terjadi. Apa di dunia ini sama seperti itu?" gumamnya dalam hati.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

Cinta Tersembunyi di Balik Dendam

"Tuan Noah datang ke sini? Tidak mungkin, Nek! Siang tadi saja Nenek mengusirnya. Dia pasti tidak akan datang kemari lagi." Veronika menarik napas dalam, mencoba menenangkan pikirannya yang mulai kacau. "Lupakan soal itu dulu!" Veronika menatap neneknya dengan tatapan serius, "Sekarang, Veronika hanya ingin tahu tentang hubungan Nenek dengan atasanku. Kenapa Nenek bisa mengatakan kalau Tuan Noah adalah pria yang tidak baik? Apa kalian berdua pernah saling mengenal?"
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Lala merangkul lengan Neneknya. Ya, Lala merasa sedikit risau dengan Neneknya karena usianya yang sudah hampir 150 tahun, walaupun usianya sudah tua Neneknya tidak bungkuk sama sekali dan masih bisa berjalan normal walau agak lambat sedikit. "Ndak usah, Nenek ada Gui Yin yang merawat! Lagi pula Nenek ndak suka kota." Jawabnya tampa menoleh.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Happy Reading ***** Menepuk kening sendiri setelah melihat wajah si nenek, mau tak mau Cakra tetap menampilkan senyuman walau sedikit enggan bertemu dengan wanita tersebut. "Nenek mau nyari siapa di sini?" tanya Cakra sedikit canggung. Kakinya bersiap melarikan diri jika jawaban si nenek sesuai dengan pemikirannya tadi. "Mau nyari siapa lagi? Pastinya, nyari kesayanganku, dong, Mas," jawab si nenek sedikit genit.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

Dia cepat-cepat turun dan menemui Nenek. “Nek, Kok bisa-bisanya Nenek percaya sama Kumi. Udah kayak pembantu, kampungan, norak pula! Aku barusan melihatnya berciuman dengan Shaka. Huh! Nenek pecat saja dia! Dia itu ular!”
1043.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
TERPIKAT ISTRI PRESDIR YANG DICAMPAKKAN

TERPIKAT ISTRI PRESDIR YANG DICAMPAKKAN

Sungguh jauh berbeda dengannya yang hanya tahu menghambur-hamburkan uang saja. Untuk menghormati jasa-jasa Oma Nena, Keren tetap memilih tinggal bersama wanita tua itu. Entah kenapa Keren sangat nyaman berada di dekat sang nenek. Hari ini hari minggu, tiba saatnya Moses kembali ke Indonesia. Dia pun berinisiatif untuk berkunjung ke rumah Oma Nena. Dia baru saja tiba di rumah megah itu. Saat sang pria sedang melangkah mencari keberadaan sang nenek, sayup-sayup Moses dapat mendengar gelak tawa Oma Nena yang sedang berbincang-bincang dan bersenda gurau dengan seorang gadis.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek tidak tahu, wanita itu bukan datang untuk meminta makanan, dia datang untuk mencari masalah. Di video, Meita sepertinya menemukan celah untuk menjebak Nenek. Matanya berbinar penuh semangat. "Apa Nenek mau menyuapku?" "Tahu nggak kalau menyuap wartawan itu ilegal?" "Di usia senja, masih pakai soda api untuk isian, nggak takut karma datang?" Di tengah serangkaian pertanyaan tajam ini, Nenek tetap dengan ramah menyerahkan bacang kepadanya, sambil terus berkata, "Ambil saja, ambil dan makanlah …."
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Lady Neenash

Balas Dendam Lady Neenash

bisik si wanita tua sebelum raib. Lady Neenash mengepalkan tangan. Dia mengingat dengan jelas pesan bayangan saintess. Setelah menetapkan hati, Lady Neenash mengumpulkan manna di telapak tangan, lalu dengan sekejap membuat belati es dan melemparkannya ke arah ayah dan kakak palsunya. "Argggh! Dasar anak durhaka!" erang Marquess Arbeil palsu.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kol nenek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status