Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Pesona CEO Tampan

Terjerat Pesona CEO Tampan

“Oke, aku juga ingin minum kopi di kafe bawah. Darla tersenyum di kala Odelia menerima tawarannya. Detik selanjutnya, wanita itu memeluk lengan Odelia—mengajak temannya itu meninggalkan tempat itu—menuju ke dalam lift. Waktu masih sangat pagi. Mereka masih memiliki waktu untuk bersantai sebelum memulai aktivitas. Di kafe, Odelia memesan dua kopi susu untuknya dan Darla. Pun mereka memesan cake. Duduk bersantai di kafe bawah perusahaan memang kerap Odelia dan Darla lakukan ketika waktu mereka sedang senggang.
1040.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kopi tampan
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kopi tampan
Read
+Library
Godaan si Petani Tampan

Godaan si Petani Tampan

"Ini bukan apa-apa, cuma buku harian." Aku makin penasaran. "Aku nggak percaya. Siapa yang menggambar begitu banyak lukisan di buku hariannya?" Melihat dia menolak memberikannya, aku segera menutup perutku. Sesuai dugaan, Adri benar-benar terjebak dan mengulurkan tangannya untuk memapahku. Dia juga berdiri dan mengambil cangkir untuk menuangkan air panas untukku.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as kopi tampan
Read
+Library
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

Rapi, berdasi, tanpa suara apalagi sapaan selamat pagi bahkan ekspresi wajahnya tampak dingin. Tatapannya lurus, ekspresinya datar. Ia duduk di kursi makan, menyesap kopi tanpa menyentuh makanan. Amara berdiri di dekat meja, memelintir jari-jarinya. “Kopinya panas. Itu kesukaan kamu, ‘kan? Aku pakai biji kopi Bali yang kita beli bareng. Waktu itu kamu bilang baunya kayak… aroma liburan.”
8.269.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kopi tampan
Read
+Library
Resep Cinta Miri

Resep Cinta Miri

tanya Bayu, menunjuk tempat duduk kosong yang tersisa. Arman mengangguk lemah sambil menyesap kopi yang dibawakan oleh teman barunya. Aroma membumi dari biji robusta yang pekat, rasa yang dalam di lidah. “Enak banget, Mas, kopinya. Roasting sendiri?” tanya Arman basa-basi. “Tidak, Mas Arman. Kopinya kiriman teman saya, yang memang juragan kopi di Indonesia. Dia lagi mencoba mengirimkan beberapa untuk dicoba di sini,” ungkap Bayu.
10872 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as kopi tampan
Read
+Library
Merebut Hati CEO Tampan

Merebut Hati CEO Tampan

Lalu Bram pun menerimanya dan langsung meminum kopi yang masih sangat panas hingga membuat Bram kepanasan. “Hati-hati mas” ujar Anisa. “He he... Iya. Aku terlalu terburu-buru ingin meminum kopi” Bram. “Kopinya masih sangat panas mungkin kamu diamkan beberapa menit” saran Anisa lembut.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as kopi tampan
Read
+Library
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

sergah Jason. “Kau akan membelikannya untukku?” tanya Tamara berbinar. “Hm.” “Toko itu sangat terkenal karena hanya menjual satu jenis kue dan buka dua sampai tiga bulan sekali. Ada di dekat kantormu, pergilah segera. Tokonya buka sepuluh menit lagi, dan biasanya akan langsung ludes terjual,” papar Tamara. Tanpa banyak bicara, Jason segera keluar. Awalnya dia berniat menyuruh Roland, tetapi pria itu sedang mengurus perusahaan yang akhir-akhir ini cukup jarang Jason datangi.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as kopi tampan
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

tanya Bianca. “Ya misalnya dengan memberikan nomor handphone Papamu yang super tampan itu Bi,” ujar temannya. “Kalian naksir dengan Papaku?” “Wanita mana yang tidak tergila-gila dengan Papamu Bi, padahal aku baru melihatnya sekali tapi wajah dan tubuh kekar Papamu itu selalu terngiang-ngiang di kepalaku,”
8.715.3K viewsCompletedAdded to Library 582 Times as kopi tampan
Read
+Library
Terjerat Dekapan Om Tampan

Terjerat Dekapan Om Tampan

Mereka memasuki lift menuju lantai 20 di perusahaan tersebut. “Boss itu sangat suka kebersihan. Jadi sebisa mungkin jangan sampai ada debu yang menempel di ruangannya. Pagi hari beliau minum teh hangat dengan gula satu sendok teh, kalau siang beliau suka meminum kopi hitam tanpa gula,” wanita bernama Pitri itu menjelaskan tentang pekerjaan Bintang dengan detail. “Baik, Bu, saya mengerti.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as kopi tampan
Read
+Library
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Takutnya melihat Clara dan Nadine yang belum berpakaian muslimah secara sempurna akan mengakibatkan gosip yang aneh-aneh, karena belum tahu asal usulnya. "Ini kantin kami, ingsyallah makanan di sini rasa dan tampilannya nomor satu. Ibu kantinnya juga ramah-ramah loh. Kalian mau minta makanan apa aja, di sini pasti ada. Soto, rawon, somay, ketoprak, bakso, mie ayam, pokoknya kumplit deh." Aku berasa jadi moderator acara pameran makanan gitu bukan sih? Sambil jalan, sambil memperkenalkan mereka satu persatu, pokoknya mirip banget. "Itu siapa Bu? Temannya lagi ya?"
10129.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as kopi tampan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status