Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Kursi-kursi kulit yang telah usang terasa nyaman dan lukisan lokal menempel indah pada dinding. "Selamat datang di Kafe Bija Kuprum!" Antusiasme sang barista tampak begitu asli, tidak dibuat-buat. Papan nama yang dia pakai bertuliskan "Anwar". Senyumnya sangat lebar saat dia menatapku dan bertanya, "Pertama kali di sini?" Aku mengangguk, entah mengapa merasa tersentuh dengan sambutannya. "Kalau begitu, kamu harus coba kopi andalan kami yang dibuat dari biji kopi Kombula dengan sentuhan vanila dan kulit jeruk. Percaya padaku, rasanya pasti bikin kamu ketagihan."
109.1K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as kopi tampan
Read
+Library
JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

Tama menunjuk pada Kopi Arabika Bromo. “Javanise apa V60 Mas?” “V60 Mas.” “Ada tambahan?” “Kentang goreng” Tama menyerahkan selembaran rupiah. Tama kembali menuju Sekar dan seorang perempuan yang baru datang juga menuju Sekar. Perempuan yang baru datang itu jarinya menunjuk Sekar dan Tama sembari bertanya “Kalian berdua?” Tama dan Sekar terdiam, sebenarnya Tama memang sengaja agar Sekar yang memberikan jawaban.
72.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as kopi tampan
Read
+Library
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Yang paling menyebalkan ialah seorang klien yang memiliki budget sedikit menginginkan properti dengan harga selangit! Harum aroma kopi mengusik mereka. OG menaruh dua cangkir kopi Kintamani untuk Aldino dan sales tersebut dan segelas air putih untuk Malati. Pun, tak lupa satu piring berisi kue basàh dihidangkan di atas meja. “Nah, kopinya sudah datang. Silahkan dicobain Pak! Enak banget dijamin!”
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kopi tampan
Read
+Library
Terjerat Pesona CEO Tampan

Terjerat Pesona CEO Tampan

“Oke, aku juga ingin minum kopi di kafe bawah. Darla tersenyum di kala Odelia menerima tawarannya. Detik selanjutnya, wanita itu memeluk lengan Odelia—mengajak temannya itu meninggalkan tempat itu—menuju ke dalam lift. Waktu masih sangat pagi. Mereka masih memiliki waktu untuk bersantai sebelum memulai aktivitas. Di kafe, Odelia memesan dua kopi susu untuknya dan Darla. Pun mereka memesan cake. Duduk bersantai di kafe bawah perusahaan memang kerap Odelia dan Darla lakukan ketika waktu mereka sedang senggang.
1039.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kopi tampan
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
10888 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as kopi tampan
Read
+Library
Godaan si Petani Tampan

Godaan si Petani Tampan

"Ini bukan apa-apa, cuma buku harian." Aku makin penasaran. "Aku nggak percaya. Siapa yang menggambar begitu banyak lukisan di buku hariannya?" Melihat dia menolak memberikannya, aku segera menutup perutku. Sesuai dugaan, Adri benar-benar terjebak dan mengulurkan tangannya untuk memapahku. Dia juga berdiri dan mengambil cangkir untuk menuangkan air panas untukku.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as kopi tampan
Read
+Library
Merebut Hati CEO Tampan

Merebut Hati CEO Tampan

Lalu Bram pun menerimanya dan langsung meminum kopi yang masih sangat panas hingga membuat Bram kepanasan. “Hati-hati mas” ujar Anisa. “He he... Iya. Aku terlalu terburu-buru ingin meminum kopi” Bram. “Kopinya masih sangat panas mungkin kamu diamkan beberapa menit” saran Anisa lembut.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as kopi tampan
Read
+Library
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

sergah Jason. “Kau akan membelikannya untukku?” tanya Tamara berbinar. “Hm.” “Toko itu sangat terkenal karena hanya menjual satu jenis kue dan buka dua sampai tiga bulan sekali. Ada di dekat kantormu, pergilah segera. Tokonya buka sepuluh menit lagi, dan biasanya akan langsung ludes terjual,” papar Tamara. Tanpa banyak bicara, Jason segera keluar. Awalnya dia berniat menyuruh Roland, tetapi pria itu sedang mengurus perusahaan yang akhir-akhir ini cukup jarang Jason datangi.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as kopi tampan
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

tanya Bianca. “Ya misalnya dengan memberikan nomor handphone Papamu yang super tampan itu Bi,” ujar temannya. “Kalian naksir dengan Papaku?” “Wanita mana yang tidak tergila-gila dengan Papamu Bi, padahal aku baru melihatnya sekali tapi wajah dan tubuh kekar Papamu itu selalu terngiang-ngiang di kepalaku,”
8.715.0K viewsCompletedAdded to Library 571 Times as kopi tampan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status