Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

kata Bu Alma memulai penjelasannya ketika mereka telah tiba di pantry. Jantung Darline langsung berdegup gugup. “Kenapa harus hati-hati?” “Karena Pak Hayden standar kopinya tinggi. Beliau penggila kopi, terutama espresso. Untuk kopinya, beliau maunya kopi arabika. Kemarin-kemarin sudah confirm dengan beliau, merk ini yang Pak Hayden paling suka. Jadi, kalau nanti habis, kamu harus pesan ke purchasing merk yang ini, ya.”
9.6176.1K viewsCompletedAdded to Library 6.9K Times as kopi tampan
Read
+Library
CEO Tampan Pemenangnya

CEO Tampan Pemenangnya

“Astaga, dia keren. CEO baru kita keren sekali.“ “Benar, selain tampan, dia juga sangat pemaaf. Oh tidak, sepertinya aku sudah jatuh cinta pada CEO baru kita.” “Ah sial, aku juga sepertinya sudah jatuh cinta pada pandangan pertama pada CEO ini. Dia benar-benar pria yang berwibawa dan pemaaf. Aku menyukainya. Dia tipeku, aku harus memilikinya.” “Oh, sepertinya dia adalah jodoh yang kucari selama ini. Syukurlah karena telah mempertemukanku dengannya.” Suara-suara dari kerumunan tidak bisa berhenti mengagumi sikap murah hati sang CEO. Bahkan hampir semua wanita disana berseru girang. Mereka merasa pria seperti CEO ini jarang ditemukan.
9.42.9K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as kopi tampan
Read
+Library
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Bahkan ketika Mona ingin mentraktirnya makan, Lilly menolak dengan tegas. ”Eh, ramai sekali, ” ujar Mona sambil memperhatikan keramaian dengan mata berbinar. ”Aku dengar ada DJ tampan dari Medan yang datang Iho! " bisiknya semakin membuat Lilly penasaran. Mereka duduk sejenak, memesan minuman sebelum bergabung dengan keramaian di lantai dansa. ”koktail dua, ” ucap Mona pada bartender tampan di balik meja.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as kopi tampan
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Kursi-kursi kulit yang telah usang terasa nyaman dan lukisan lokal menempel indah pada dinding. "Selamat datang di Kafe Bija Kuprum!" Antusiasme sang barista tampak begitu asli, tidak dibuat-buat. Papan nama yang dia pakai bertuliskan "Anwar". Senyumnya sangat lebar saat dia menatapku dan bertanya, "Pertama kali di sini?" Aku mengangguk, entah mengapa merasa tersentuh dengan sambutannya. "Kalau begitu, kamu harus coba kopi andalan kami yang dibuat dari biji kopi Kombula dengan sentuhan vanila dan kulit jeruk. Percaya padaku, rasanya pasti bikin kamu ketagihan."
109.6K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as kopi tampan
Read
+Library
SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

Aku bergegas membawakan kopi aren keruang makan, Ayah dan Bang Kay telah duduk manis di kursi, ku suguhkan kopi aren dihadapan Ayah dan Bang Kay. “Ayo Kay minum kopinya. Ini kopi nama nya kopi aren.” Ayah mengajak Bang Kay minum. “Wah kopi bermerk ya Yah? Aromanya sangat wangi.” Puji Bang Kay sembari menghirup asap yang keluar dari gelas kopi. “Sruuuuut.” Bang Kay menyeruput kopinya. “Enak sekali yah, kopi produk mana ini?” Bang Kay takjub dan penasaran.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 288 Times as kopi tampan
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

tanya Dimas ke Randi yang baru datang dari dapur membawa baki berisi gelas-gelas kopi kosong. “Dari sebelum gua nyampe tadi. Tapi nggak mesen apa-apa. Cuma ngelihatin lo.” Dimas menghela napas, lalu berjalan pelan ke arah sosok pria misterius itu. Ia tersenyum, sikap ramah khas barista yang profesional. “Selamat malam, Mas. Ada yang bisa saya buatkan? Kami punya menu kopi langka dari neraka lapis ketiga kalau Mas suka yang pahit banget.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as kopi tampan
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Aku duduk di kantor yang hangat, memandangi hujan yang rintik-rintik di luar jendela dan menyeruput kopi panas. “Nggak akan mati.” Aku tidak merasa kasihan. Dibandingkan dengan penderitaan yang dia sebabkan padaku, apalah artinya ini? Ini hanyalah hukuman pertama yang harus dia tanggung atas kebodohan dan kejahatannya. Tiga hari kemudian, dia tidak kuat dan pingsan di area pemakaman, ditemukan oleh petugas keamanan yang berpatroli dan dibawa ke rumah sakit.
13.4K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as kopi tampan
Read
+Library
CEO Tampan Itu Ayah Putraku

CEO Tampan Itu Ayah Putraku

Handi tersenyum pada 7 orang yang terlihat menatap dengan heran itu, "Aku punya satu kabar bagus dan ini pasti akan bikin kalian terkaget-kaget." "Apaan? Jangan bilang kalau ada tamu yang cantik atau super seksi? Atau malah ada tamu yang super kaya?" tebak salah satu karyawan resort itu. Alexa juga ikut menebak, "Atau kamu baru saja dapat gosip baru dari dunia entertainment?" Tentu saja Handi sontak menggelengkan kepalanya, menolak semua gagasan yang telah dilontarkan oleh teman-temannya itu.
1058.6K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kopi tampan
Read
+Library
Simpanan Tampan Wanita Mapan

Simpanan Tampan Wanita Mapan

Tidak hanya itu, dia juga melihat tumpahan kopi yang masih terdapat di atas meja. Sebuah rasa lega meluap di dalam hati Lana. Noda kopi di kemeja Raka menunjukkan bahwa apa yang dia katakan adalah benar, bahwa kejadian tadi memang tidak sengaja terjadi. Raka tidak berbohong padanya.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as kopi tampan
Read
+Library
AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

tanya Yoga lagi. Amanda terkekeh kecil. "Kamu tau tidak? Aku ini penggila kopi," jawab Manda. "Tapi disini hanya ada kopi sachetan Nda. Mana ada kopi mahal seperti yang kamu biasa minum," jawab Ilham. "Apapun jenis kopi, aku mau kok. Tenang saja," Ilham tersenyum lega.
8.8K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as kopi tampan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status