Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Dekapan Om Tampan

Terjerat Dekapan Om Tampan

Mereka memasuki lift menuju lantai 20 di perusahaan tersebut. “Boss itu sangat suka kebersihan. Jadi sebisa mungkin jangan sampai ada debu yang menempel di ruangannya. Pagi hari beliau minum teh hangat dengan gula satu sendok teh, kalau siang beliau suka meminum kopi hitam tanpa gula,” wanita bernama Pitri itu menjelaskan tentang pekerjaan Bintang dengan detail. “Baik, Bu, saya mengerti.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as kopi tampan
Read
+Library
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Pun Tarfi'ah membalas senyum Tamam dengan hangat. "Mau saya buatkan kopi?" tanya Tarfi'ah polos. Karena Tarfi'ah juga tahu, kalau Arsilla sudah tak satu rumah lagi dengan Tamam. Jadi jelas sudah tak ada yang membuatkan lelaki berbadan tinggi itu kopi. "Owh, terimakasih, saya sudah buat kopi di rumah. Belum habis juga," jawab Tamam sopan. "Owh, yaudah," jawab Tarfi'ah. Tamam manggut-manggut.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 851 Times as kopi tampan
Read
+Library
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

** "Bu, kami boleh numpang mandi?" Aku bertanya pada seorang pemilik warung yang berada di kaki gunung. Aku lihat warung itu juga habis menerima pengunjung lain yang ikut numpang mandi di situ. Hanya bayar lima ribu rupiah perorang, kita sudah boleh memakai air sepuasnya. "Iya silakan aja neng. Tapi karena ini udah jam empat sore, kenapa gak sekalian lihat matahari terbenam? Cantik banget loh kelihatan dari sini!"
10128.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as kopi tampan
Read
+Library
CEO Tampan itu Suami Baruku

CEO Tampan itu Suami Baruku

Kaca-kaca besar membuat penerangan alami dan ruangan itu terasa memiliki sisi yang tidak terbatas. "Selamat siang, ini kopinya." Karen meletakan kopi itu sedikit jauh dari dokumen-dokumen Ian. Memastikan kopinya sudah berdiri tegak dan tidak mengganggu. "Bagaimana hari ini?" tanya Ian menatap Karen tanpa ekspresi. Tangannya menarik kopi espresso kesukaan mendekat. Karen balas menatap dengan alis berkerut. "Hari ini?"
103.9K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as kopi tampan
Read
+Library
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

tanyanya penasaran, seraya menyeruput kopi panas yang terhidang di depannya. “Makanya cobain, nih,” ujar Innara sambil menyodorkan potongan croffle ke arah mulut Akash. Dengan sedikit ragu, Akash menerima suapan itu. Namun, rasa ragu itu langsung lenyap saat gigitannya bertemu tekstur renyah croffle yang berpadu sempurna dengan manisnya topping. “Hmmm! Pantas aja viral. Memang enak,” pujinya tulus.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as kopi tampan
Read
+Library
Istri Kilat Presdir Tampan

Istri Kilat Presdir Tampan

Berdiri sambil menatap pintu lift, Kian menunggu pintu lift terbuka, sampai tiba-tiba ada cup kopi disodorkan di depannya. Menoleh ke sisi kiri, wajah Kian begitu datar melihat Kanaya tersenyum padanya. “Kopi, tadi aku sengaja mampir ke coffeshop depan sekalian beli kopi buat kamu.” Kepura-puraan Kanaya benar-benar membuat Kian muak. “Tidak perlu, aku tidak minum kopi saat pagi.” Suara Kian yang bernada tegas dan penuh penekanan saat menolak, membuat atensi semua orang tertuju pada Kian.
1046.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kopi tampan
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as kopi tampan
Read
+Library
Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Terpancing Emosi Pemilik warung kopi menghampiri dengan membawa satu nampan kopi yang di pesan oleh Tian dan orang-orang yang duduk bersamanya sesaat setelah pembahasan masalah honor selesai. Ia nampak melayani sendiri tanpa ada satu orang pun yang membantunya. Bukan hanya kopi hitam saja yang biasa mereka pesan, melainkan ada dua mangkuk mie instan untuk tiap orang yang disajikan secara berurutan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as kopi tampan
Read
+Library
Love of My Life

Love of My Life

Kebodohan memang tidak mengenal status bukan? "Kopi saya masih sama seperti dulu ya, OG yang namanya nyontek nama beras. Hitam pekat tanpa pemanis buatan. Jangan seperti waktu dulu. Kamu mencampurkan garam alih-alih gula." Sebuah suara bariton menyapa pendengarannya. Denver Delacroix Bimantara. Sepertinya Denver telah mengenalinya dan mengikuti hingga ke pantry ini. Kepalang basah, nyebur aja sekalian.
9.921.5K viewsCompletedAdded to Library 515 Times as kopi tampan
Read
+Library
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Ujar nya sambil tersenyum melihat Axeira. "Ih mas Tama ngerjaain aku ya! Awas kalau besok minta bikinin kopi lagi....! " Ucap Axeira sewot. "Beneran sekarang udah manis" Tama masih dengan senyum jahil nya. "Kopi nya manis.. Karena mas minumnya sambil liat kamu.. "Jawab Tama sambil menggoda Axeira. "Eaaak... gaz poll bozque.. Jangan kasih kendor.” Teriak Alam sambil bersorak dari balik mejanya.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as kopi tampan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status