Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Kepalanya mendongak secara refleks, matanya terpejam rapat saat merasakan sensasi dingin krim itu beradu dengan kulitnya yang panas. ​"Dingin? Biar aku hangatkan," bisik Darian.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

jawab Daffi sambil tersenyum. Sisi duduk di atas kasur, rasanya loyo tapi jika tidak mandi tentu rasanya lengket. “Kalau kamu merasa dingin, pake air hangat mandinya.” “Memang kenapa?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Kantung itu seperti termos, biasanya diisi dengan air panas. "Kamu dapat kompres ini dari mana?" tanya Selina akhirnya. "Beli." Raven mengangkat bahu sejenak, memperbaiki posisi tidurnya. "Tadinya mau cari yang pad atau gel, tapi apotek terdekat cuma punya model konvensional ini. Kalau sudah dingin bilang, nanti aku isi ulang." Selina kembali terdiam. Setelah semalam pertanyaan Raven mengguncang batinnya, kini sikap pria itu turut membuatnya terhenyak.
1036.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Sang Arjuna

Ranjang Panas Sang Arjuna

“Kenapa mendadak tubuhku merasa panas??” Semula, dia mencoba bertahan untuk menunggu si pria datang. Tapi semakin lama, tubuhnya semakin panas dan membuat gerakannya jadi tak terkendali. Nadia menoleh ke segela arah untuk memastikan ada pria dengan ciri-ciri yang aka dia temui di kencan buta ini. Tapi, sepanjang penglihatannya... tidak Nadia temukan pria dengan penampilan yang mirip atau persis dengan keterangan yang Pak Abraham berikan.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Dia mengerang kedinginan tapi dahinya mengeluarkan keringat hangat, ini benar-benar aneh. “Baiklah, aku akan mengambil air hangat untukmu, Nai!” Karfan berjalan menuju bagian belakang moter. Di sana selalu tersedia air hangat, air dingin, dan beberapa makanan instan lain. Beberapa saat kemudian Karfan telah kembali dan membawa satu gelas aia hangat. Dia membantu Nai untuk meminumnya, bibir Nai sedikit demi sedikit berusaha terbuka, dia menggigil kedinginan yang luar biasa.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

"Ini sangat sulit." "Kalau kau mau saran dariku, teruslah berjalan! Kau tidak akan tahu hal baik apa yang ada di depan kalau tidak menghampirinya," Amber mengangguk-angguk meyakinkan. "Bagaimana kalau tidak ada? Bagaimana kalau hidupku malah bertambah suram?" "Pasti ada. Kau tahu betapa terpuruknya Adam ketika meninggalkan keluarganya? Penduduk sekitar sini bahkan menyebutnya Kanibal sedangkan aku memanggilnya Tuan Dingin."
1054.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Dijodohkan Dengan Pria Dingin

Dijodohkan Dengan Pria Dingin

Suasana yang sangat syahdu, apa apa lagi untuk pasangan baru seperti mereka. Hawa pun mulai dingin, Asha meraba-raba apa saja yang bisa membuatnya merasa hangat. Dengan setengah sadar, ia mendekat pada Damian, memeluk lelaki itu dan anehnya Damian juga membalas pelukan itu tanpa ia sadari. Asha merasa sangat nyaman, yang ada di pikirannya adalah ia sedang memeluk sebuah bantal guling dan bantal itu pun berubah menjadi sosok seorang Min Yoongi, idol asal Korea yang sangat ia gandrungi.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Bimbingan Panas Pemred Dingin

Bimbingan Panas Pemred Dingin

Menyusul Helena, yang lebih dulu ke sana. “Kau tinggal di mana?” tanya Justin, dengan tatapan tertuju ke pintu lift. “East London,” jawab Helena, Dia menoleh sekilas, lalu membetulkan letak kacamatanya. “Oh. Jauh juga.” “Begitulah. Setengah jam dengan tube." Tube merupakan istilah yang biasa digunakan, untuk menyebut kereta bawah tanah. Justin mengangguk samar. Dia hanya berdiri tanpa melakukan apa pun. Pria tampan itu tampak bimbang.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Udara panas dan dingin saling menyerang. Ningsih bangun dan melihat bagaimana Sonu mengerahkan tenaga dalamnya, karena tak kuat menahan hawa dingin yang menerpanya, Sonu meraih kemejanya yang teronggok di lantai dan memakainya. Dia lalu duduk bersila melakukan hal yang sama. Kedua tangan disatukan di depan dada lalu tubuhnya seakan melayang ke udara.
9.541.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 997 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Gadis Satu Juta Dollar Tuan Jackson

Gadis Satu Juta Dollar Tuan Jackson

Sesampainya di sana, tangannya terulur memutar kran berbentuk bulat dengan tanda merah di sebelah kiri untuk air panas dan hijau di sebelah kanan untuk air dingin. Elena mengatur suhu airnya agar tidak terlalu dingin yang bisa membekukan tubuhnya atau terlalu panas yang bisa membakar kulirnya. Setelah mendapatkan suhu yang pas, dia pun masuk ke bawah pancuran beserta dengan pakaiannya. Tangisnya pecah begitu saja di tengah gemercik air yang menyamarkannya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kran panas dingin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status