Istri Bayaran Semesta
“Oh, jadi sekarang kamu sok kuat, gitu? Sok-sokan mandiri? Ini karena aku terlalu baik sama kamu, ya? Aku terlalu banyak ngasih kamu kebebasan?”
Humaira mengepalkan tangannya di bawah meja, berusaha keras untuk tidak membalas sindiran itu dengan emosi. “Mas bebas berpikir apa pun tentang aku,” katanya akhirnya. “Tapi aku udah mutusin, aku mau jadi versi terbaik dari diriku sendiri. Buat diriku, bukan buat orang lain.”
Semesta terdiam, tetapi tatapannya tetap menusuk. “Jangan pikir aku nggak ngerti, Mai. Ini semua karena kamu berharap aku bakal ninggalin kamu, kan?”
ตอนยอดนิยม