Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Rico mengingat kucing kecil berbulu kumal itu, yang mengerjapkan mata memandangnya. Ia akan menjulurkan lidah dan menjilat tangannya sampai basah untuk memberi tahunya ia ingin ikan kering. Setelah menerima ikan kering, ia akan bermanja-manja menggosokkan kepala ke kakinya. Kenangan berlalu seperti kilat. Sosok kucing itu berangsur-angsur berubah menjadi wajah Tiara yang penuh senyuman. Setiap barang yang dia miliki selalu bergambar kucing.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

Perempuan bersetelan kaus hijau lumut itu memerhatikan jejak air di lantai, kemudian dia menyergap kucing di belakang sofa, dan membungkus binatang itu dengan handuk. "Bandel, ya!" desis Alodita sembari mengusapkan handuk kr tubuh kucing putih, yang mengeong dengan sedih. "Kamu dimandiin, karena bau. Aku mabok nyium baumu!" sengutnya, sebelum berpindah ke dekat pantry. Alodita memasukkan kucing itu ke kandang. Dia mengunci pintu kerangkeng, lalu menyambar hairdryer dari meja buffet. Alodita menyalakan benda itu guna mengeringkan bulu sang kucing.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Sebuah ketidaknyamanan yang sulit kugambarkan dengan bahasa manusia. Aku mencoba memahami. Kucing tidak berpikir seperti manusia—mereka tidak membentuk kalimat dalam benak mereka, tidak mendeskripsikan sesuatu dengan kata-kata. Pikiran mereka bukanlah kumpulan kata yang tersusun rapi, melainkan aliran perasaan, refleks, dan insting yang dituntun oleh pengalaman dan dorongan naluriah. Mereka melihat dunia dalam bentuk rangsangan sensorik—bau, suara, dan gerakan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Dia hanya bicara dengan hati dan pikirannya, maka paman Wangsa menjawab dengan suara yang hanya bisa di dengar oleh dia sendiri. "Dasar anak nakal! Di situasi ini kamu masih bisa bercanda! Aku ada di atas mu!" Langit kontan menoleh ke atas. Di dahan Pohon besar itu, seekor Kucing berwarna putih dengan hiasan kepala berwarna hitam, nampak sedang duduk dengan malas. "Aku akan membuatnya mengerti apa yang kamu katakan! Berundinglah dengan baik, dan jangan sampai kamu di makan mereka!"
9.272.3K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

dengan menolak pergi. Puspa mengelus bulunya yang kusut, tersenyum pelan. "Aku sudah kasih makan dengan niat baik, tapi sekarang kamu malah nempel terus sama aku, ya?" "Meow meow." Si kucing kecil menggosokkan kepalanya ke telapak tangan Puspa, manja dan nggak mau lepas. Ia tahu, ia nggak akan tinggal lama lagi di tempat ini.
8.7328.0K viewsCompletedAdded to Library 10.2K Times as kucing menggosokkan kepala
Show Reviews (69)
Read
+Library
Weneedta
Hai .... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Read All Reviews
Alvaro Sang Genus

Alvaro Sang Genus

kata Sang Dokter. “Owh, Jio sangat manis. Aku ingin sehat agar bisa merawatnya. Tapi gimana kalau aku sampai di rumah dan Jio sudah dibuang Ibu?” Gadis kecil itu kini mulai menangis. “Karena lincah dan cuek, kucing tipe Jio cenderung akan lebih sering menggaruk sofa, dinding dan permukaan lain. Jadi kau harus menyediakan penggaruk khusus untuknya. Ajari dia hanya menggaruk di sana, bukan di tempat yang lain. Kalau kau bisa mengurusnya dengan baik, saya yakin Ibumu akan mengizinkanmu merawatnya.” Senyum Sang Dokter mengembang.
5.1K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

“Aku nggak punya alasan buat berbohong.” Arga teringat malam ketika ia membaca Mochi pulang. Kucing itu agak kotor dan bulunya kusam seperti baru saja bermain di tempat berdebu. Awalnya, ia berniat membawa Mochi ke klinik hewan untuk dimandikan, tapi saat itu sudah terlalu malam. Klinik hewan di sekitar rumah sudah mulai tutup.
1025.2K viewsOngoingAdded to Library 933 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin

Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin

Kelly mengelus leher Mint. Seperti mengerti, kucing itu mengeong lemah dan menggesek kepalanya di dada Kelly. Kelly segera menggendong hingga mereka bertatapan. “Jangan galak-galak jadi kucing. OK?” Kelly berkata tegas pada Mint. Kelly mengajari Mint mengambil bola kecil yang ia lempar. Kucing itu sepertinya terlatih dengan baik dan dapat bermain.
9.360.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Ngurus Kucingmu, Sayang Sama Kamu

Kuelus kepalanya sampai matanya terpejam. “Yang itu namanya Andro. Tiap kucing di sini punya kalung nama,” Tante Kalina memperlihatkan kalung nama Andro. Bagian depannya bertuliskan Andro, sementara di bagian belakangnya terdapat angka 13. “Ini umurnya. Perawatan tiap kucing nantinya beda-beda dan salah satunya tergantung umurnya.” “Andro ini … termasuk kucing tua, ya, Tante?”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
Milky Legends

Milky Legends

Di dalam Ruangan Kepala Suku, Tampak seorang ibu-ibu Obesitas yang duduk di kursi dengan santai, sambil memainkan Nijirou mini yang ada di mejanya. “Menggonggong!” Ucap Ibu Kepsuk yang memerintahkan Nijirou untuk menggonggong. Nijirou tampak polo dan mengikuti keinginan Ibu Kepsuk “Guk Guk Guk” Ucap Nijirou meniru suara anjing dengan bersikap layaknya Anjing. “(SIALAN!!!),” Dalam keadaan menggonggong Niijiro dalam hatinya mengutuk Ibu Kepsuk.
9.810.9K viewsOngoingAdded to Library 371 Times as kucing menggosokkan kepala
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status