Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya

Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya

Hebatnya lagi, Netra Kawaskithan Satria bisa melihat titik lemah aliran darah dan otot di bahu pria itu yang menegang. Satria sedikit memiringkan kepala, menghindari pukulan dengan sangat mudah. Sebelum kuli itu sempat menarik tangannya, Satria melayangkan satu pukulan cepat tepat ke arah ulu hati lawan. BUGH! "HOEKK!" Kuli itu langsung ambruk ke tanah, memegangi perutnya sambil muntah karena kehabisan napas.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as kuli berotot
Read
+Library
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

Rania sedang melayani pelanggan yang menikmati kue, dengan duduk di kursi yang ditempatkannya didepan toko rotinya. "Sudah ini saja Nona, tidak ada tambah yang lain. Roti goreng kami masih hangat Nona, ada isi keju dan coklat" Rania menawarkan produk baru ditoko rotinya. "Boleh mbak, rasa keju satu, dan coklat satu. Mbak capuccino cincau dingin satu ya" ucap gadis tersebut. "Nai, banyak sekali pesanananmu ? Apa muat lambungmu menampung itu semua?" Tanya pria yang datang bersama dengan gadis tersebut.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 810 Times as kuli berotot
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Tanpa sadar jemari kirinya mencekal pergelangan tangan Kuranji. Saat netra cokelat terang milik Puti Tan tertumbuk pada bekas luka berbentuk bulan sabit pada punggung tangan Kuranji, sebuah bayangan berkelebat dalam ingatan Puti Tan. “Ayah, lihat! Aku berhasil membuatnya,” seru Puti Tan kecil seraya tersenyum lebar, berlari membawa sebuah sendok berisi cairan karamel yang masih panas dan belum mengeras.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as kuli berotot
Read
+Library
Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

kata Renata dengan tidak percaya. “Kamu .... Ya sudah, makan saja! Pil ungu itu terbuat dari kalajengking, kelabang, empedu ular, dan sebagainya. Kalau sudah memakannya, basis kultivasimu akan langsung meningkat mencapai tahap akhir Alam Mugana,” jawab Owen dengan acuh tak acuh.
8.84.7M viewsCompletedAdded to Library 112.4K Times as kuli berotot
Show Reviews (1547)
Read
+Library
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Kuli Gagah Spesialis

Kuli Gagah Spesialis

"Tidak mungkin! Anakku tidak mungkin mati!" jerit Ibu Ratna histeris, melempar sebuah vas keramik kuno ke dinding hingga hancur berkeping-keping. Wanita paruh baya itu jatuh berlutut di atas karpet tebal, meremas dadanya yang sesak. "Ini semua gara-gara kuli jalanan itu! Dia yang merebut Maya, dia yang menghancurkan keluarga kita, dan sekarang dia membunuh anak kita, Mas!"
1013.2K viewsOngoingAdded to Library 422 Times as kuli berotot
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

Lanjutnya lagi. “Ih ... kau,” kesalku mendengar yang ia katakan. Siapa juga yang ingin disuapi olehmu? Pede sekali. Aku pun mengambil roti yang ia tawarkan. Segera saja kugigit roti itu. Aku mengunyahnya secara perlahan. Sambil mengunyah aku mengedarkan pandanganku karena merasa ada yang aneh. Benar saja, hanya ada aku dan Raka di dalam kelas.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as kuli berotot
Read
+Library
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

dan memantau bagaimana istrinya. Rotinya lembut. Selai coklatnya beraroma wangi coklat yang mewah. “Dari mana dia tahu ada roti seenak ini? bukannya ini mahal? Tapi kenapa gak ada merk nya?” gumam Areta di dalam hati sambil mulai mengoles selai. Tahu istrinya tidak komplain, Adam kembali bekerja dengan mesin jahitnya. Setelah habis dua slice roti, Areta pergi ke kamar kerjanya, ia membuka koper, mengambil kain koleksinya.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as kuli berotot
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Di sekitar mereka, orang-orang memang sedang sibuk. "Yah, Ibu gulu nda asik ah," gerutu Keylan, menarik ujung-ujung rotinya untuk dimainin membuat tangannya belepotan coklat. "Hei, itu dihabisin rotinya jangan ditekan-tekan begitu." Keylan malah semakin menarik-narik rotinya sampai berhamburan membuatnya kesal. "Tuh kan jadi berantakan. Gak boleh buang-buang makanan!"
104.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as kuli berotot
Read
+Library
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

“Perkenalkan namaku Kevin, Aku harap kalian bisa akrab denganku, makanan kesukaanku adalah keripik singkong!” Lelaki berbadan gemuk memperkenalkan dirinya. “Namaku Rock, Aku suka berolahraga dan membentuk otot yang kuat, bagi yang mau memiliki otot sebesar diriku, silahkan hubungi saja Aku!” Akhirnya pria botak itu memperkenalkan dirinya. “Apa Aku bisa langsung berotot dalam satu hari, setelah berbicara denganmu?” “Mana mungkin bisa begitu!”
106.6K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as kuli berotot
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Cuma manggul beras di gudang Pak Bos, Mbak," jawab Madun malu-malu kucing. ​"Manggul beras kok bisa jadi kotak-kotak gitu perutnya? Boleh pegang nggak? Saya pengen tahu rasanya otot kuli pasar itu sekeras apa," goda Rini. Tangannya yang lentik mulai menyentuh bisep Madun yang keras. "Ih, keras banget! Kayak beton! Kalau yang 'itu' kerasnya sama nggak, Mas?" ​"Anu... kalau yang itu mah lebih keras lagi, Mbak. Apalagi kalau liat Mbak Rini," celetuk Madun spontan.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 244 Times as kuli berotot
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status