Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

"Dah, gak usah didengerin, nyok pulang." Tika menyeretku agar segera menjauh dari Mamang sayur. "Aku heran lho, Tik. Ini kampung di masa lalu kutukan atau apa sih? Kok, isinya orang-orang rempong semua," sungutku gak jelas. "Heh, sembarangan! Itu hanya segelintir warga saja, kebetulan ada beberapa yang suka heboh dan biang gosip, jadilah grup toxic cetar membahana," ucap Tika sambil terkekeh.
9.626.7K viewsOngoingAdded to Library 959 Times as kuli kampung
Read
+Library
Si Pemberontak CulunKu

Si Pemberontak CulunKu

Bagaimanapun si Culun calon adik iparnya dan dia akan membatasi gerakan si Culun ini. Benar apa yang di katakan Key si Culun ini tukang bantah dan suka memberontak, setiap perkataan kita pasti tidak bisa diterimanya begitu saja justru di situ seninya malah membuat aku semakin penasaran, pikir Gio dengan geli. “Kak, tapi Aku minta tolong ya. Tolong benar – benar ini hanya diantara kita berdua ya. Jangan ada orang yang lain tahu khususnya Mama tentang perjanjian Kita.”
107.5K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as kuli kampung
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Kendati mereka tidak mewarisi keterampilan seni bela diri, orang-orang di kampung ku ini telah mewarisi tekad dan nekad. Suasana menjadi semakin kacau ketika Kentung, Culex, dan para Bonek ikut campur. Mereka segera menerobos kerumunan dan berupaya merebut Cak Kamid dari orang-orang yang menggelandanya. Terjadi tarik menarik antara penduduk kampung dan orang-orang yang mengenakan jaket kulit hitam.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as kuli kampung
Read
+Library
KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

"Semoga betah di sini, ya. Orang tua mau bilang akan sering berkunjung." Aku mengangguk. Sejujurnya aku terharu, karena masih ada keluarga yang mau menerimaku. Setelah semua yang telah kuperbuat. __ Hidup di kampung ternyata tidak se-membosankan itu. Setiap pagi, yang sekarang Bibi berjualan nasi uduk dan juga lontong sayur. Aku belajar cara membuat dan juga menjualnya. Sekarang, setelah 1 tahun tinggal di sini, aku sudah bisa hidup mandiri. Aku membantu bibi setiap hari, dan juga mendapatkan upah.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as kuli kampung
Read
+Library
PEMBALASAN MANTU KAMPUNGAN

PEMBALASAN MANTU KAMPUNGAN

bantah Rendy. “Hey! Apa kau serius ingin membuat laporan seperti ini. Seluruh warga di sini tahu kau terjatuh karena menabrak anjing kampung,” jelas Kepala Kampung. Di situ Rendy terdiam, mulai teringat akan apa yang terjadi. Dia tak mencoba mengingat sedetail itu sebelumnya, hanya asal tuduh saja begitu melihat keberadaan Yusuf.
7.514.1K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as kuli kampung
Read
+Library
Suamiku Kuli Terhormat

Suamiku Kuli Terhormat

"Kuli? Ahsin kau bilang kuli? Bukankah di buku nikah tertulis Ahsin Buana. Dia bukan kuli, tapi pimpinan Group Buana." Gea tersentak. "Bagaimana mungkin? Bukankah waktu itu dia mengenakan pakaian kuli," bantah Gea. "Pakaian kuli?" tanya Kakek sambil menengadahkan kepalanya, beberapa detik kemudian ia tertawa. "Oh itu, waktu pertama kalian bertemu di rumah sakit?"
1011.9K viewsOngoingAdded to Library 381 Times as kuli kampung
Read
+Library
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

kata Brandi tergagap, karena tak menyangka di suguhi makanan istimewa ini. “Ohh…kami yang minta maaf tuan Brandi,” sahut Alai sambil menarik lagi suguhan ini. Tiba-tiba Erika datang dan suguhi lauk gulai ayam, Brandi pun senyum dan makan dengan lahap. Aas pun cerita, kampung sini mayoritas beragama kaharingan, agama nenek moyang suku mereka. “Ada juga yang muslim dan nasrani, tapi tak banyak, hanya 20 persen dari total 300 an warga di sini,” cerita Alas.
1050.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kuli kampung
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Darko segera mengarahkan sepeda motornya ke arah seorang pria paruh baya yang sedang memberi makan ternaknya yang ada di belakang rumah. Ternyata kampung ini semua orang memelihara sapi, paling tidak satu ekor, sedangkan yang paling banyak hanya tiga ekor saja. “Permisi pak, apa nama kampung ini?” Pria paruh baya yang ditanya Darko tidak langsung menjawab, akan tetapi dia memperhatikan sosok Darko yang duduk di atas sepeda motor trailnya. “Eh desa ini namanya Plipitan, memangnya tuan ini mau pergi kemana?”
9.6171.8K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as kuli kampung
Show Reviews (26)
Read
+Library
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Read All Reviews
Di balik Kematian Adikku

Di balik Kematian Adikku

aku berjalan ke pengkolan tempat tukang ojek konvensional mangkal. "Bang, ojek," kataku. "Iya, Mbak," Seorang anak muda mengeluarkan sepeda motor dan mendekat padaku. "Kampung Peteng, Mas," kataku sambil naik. Nama kampungku Peteng, dalam bahasa Jawa artinya gelap. Ada ceritanya, lho ... Dulu, katanya waktu akhir tahun delapan puluhan, sedang giat-giatnya listrik masuk desa di kecamatan kami. Dari tujuh belas kelurahan yang ada, semuanya sudah menyala listrik kecuali desa kami yang masih Peteng ~gelap~ dikarenakan lokasi yang sulit untuk instalasinya. Harus melewati hutan jati yang lumayan luas, perkebunan dan jalan yang belum mulus. Dari situ lah semua orang kalau menyebut desaku dengan seb
107.7K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as kuli kampung
Read
+Library
Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Jangan-jangan suamiku. “Yang jadi kuli panggul pasar Kopajung itu.” Tambahan ucapan penjual bubur membuatku melebarkan mata. “Iya, Pak?” Penjual bubur mengangguk. “Tapi laki-lakinya selalu enggak mau. Ini perempuan kegatalan.” Dia berkata dengan kesal. “Itu suami saya,” kataku pelan. “Yakin.” Adam membuka suara. “Sigit enggak begitu. Dia dijebak. Saya yakin.”
102.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as kuli kampung
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status