Putus Cinta Membuatnya Brengsek
Mobil itu tampak seperti karya seni, dengan garis-garis aerodinamis yang memancarkan kemewahan dan keanggunan.
Rehan membuka pintu mobil, memberi Nara kesempatan pertama untuk duduk di kursi pengemudi. Nara melangkah ke arah mobil, dan begitu duduk di dalam, ia merasa seolah berada di dunia yang berbeda. Layar LCD canggih di dashboard, kursi kulit hitam yang nyaman, dan sistem audio premium — semuanya terasa sempurna.
“Ini luar biasa, Rehan. Aku… aku tidak tahu harus berkata apa,” Nara berkata, matanya memandang mobil dengan penuh kekaguman.
Bab Populer