Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Kalau buat interior?” Lintang kembali melihat sekitar kedai. “Kursi belakang ganti. Terlalu kaku. Tambah sofa kecil atau bean bag. Terus kasih colokan lebih banyak. Anak kampus betah kalau bisa sambil nugas.” “Nambah wifi?” tanya Kevin lagi. Lintang mengetuk meja dengan jarinya. “Naikin kecepatannya.” Kevin mengangguk lagi. “Terus bikin satu sudut buat foto.” lanjut Lintang.
597 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
One Night Stand

One Night Stand

Kini mereka sudah berada di dalam kamar. Kondisi kamar sangat bersih, hanya saja sangat sempit. Terdapat satu tempat tidur dengan lebar sekitar 80 sentimeter serta sebuah kursi yang terbuat dari bahan kayu, cukup untuk diduduki oleh satu orang saja. Jikapun Nathan tidur di kursi itu, pasti akan membuat tubuhnya sakit dan pegal-pegal. Selain tidak bisa berbaring, bahan kursinya yang terbuat dari kayu juga sangat keras.
9.845.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 944 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Singkat, padat, dan tidak menerima bantahan. Ararya kemudian berjalan menuju sebuah kursi sofa berbentuk aneh—kursi Kamasutra yang diletakkan di sudut strategis, memberikan pandangan luas ke seluruh ruangan. Ia duduk di sana, menyandarkan punggungnya dengan santai, namun matanya yang gelap mengunci setiap pergerakan Btari. Keangkuhannya kini bersenyawa dengan gairah yang sudah membumbung tinggi.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Mengusap kening perempuan itu sambil berkata, "Tidur, Fir. Gue bakal di sini buat jagain lu." Setelah cukup merasa tenang, Kai mengantar Safira ke kamar dan menyuruhnya untuk segera tidur sebab itu dia sudah berada di kamar sederhana bernuansa serba merah muda itu. Satu tempat tidur ukuran sedang yang kasurnya lumayan empuk, serta satu lemari pakaian dan satu meja belajar yang ada di sudut ruangan dekat jendela beserta kursinya. Kamar Safira tidak ber-AC, hanya mengandalkan kipas angin yang menempel di dinding tepat di atas kepala. Kai bisa merasakan punggungnya diterpa angin dari belakang.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
The Cursed Alpha's Human Mate

The Cursed Alpha's Human Mate

Kubuka pintu kamar Adrian perlahan dan memunculkan sedikit kepalaku di sana untuk melihat situasinya. Kamarnya sangat rapi dan bersih seperti bukan kamar pria lajang pada umumnya. Ada rak buku yang lumayan besar di sudut ruangan lengkap dengan kursi santai yang mengarah langsung ke jendela yang sangat menarik perhatianku. Mataku kembali bergerak mencari sang pemilik kamar yang tengah asik menelepon di sudut ruangan lengkap dengan baju mandi yang masih setia menempel di badannya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

tanya Bunga tak tega. "Di karpet sini aja, Nga. Nggak usah dipikirin. Udah biasa kok tidur di mana aja yang penting bisa selonjoran. Lagian karpet ini empuk, jauh lebih enak daripada alas kayu di kursi belakang," jawab Pram santai sambil menunjuk karpet yang ia duduki. "Ya udah kalau gitu. Selamat tidur ya, Mas," ucap Bunga sebelum akhirnya menutup pintu kamar.
1059.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
TANYA HATIMU (Indonesia)

TANYA HATIMU (Indonesia)

Sebuah kursi santai yang sama dengan kursi di samping kolam namun ini empuk karena memiliki busa di atasnya. Setelah Mayang mencoba duduk di kursi santai itu, Mayang berjalan mendekat ke lemari kaca kecil yang berisi beberapa gelas yang berbentuk unik. Mengambilnya satu yang menurutnya sangat pas dengan tangannya dan mulai memilih minuman yang sangat ingin diicipi itu.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai kursi santai di kamar
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ayne Kim
mustahil jika persahabtan cewek dan cowok tidak mendatangkan cinta. kadaang sepihak,, kadang dua2nya saling cinta tp takut mengungkapkan. ya, seperti eric. kasian juga sebenarnya. sini sama ayn ja Eric. banyak anak aku yang nganggur nihh hehehhe
Sweet July
Agak kesel sih sama Mayang. Msh SMA udh kenal alkohol. Tp ya mgkin krn dia anak broken home, jd pelariannya kesitu. Btw, aku kok ngerasa Marco itu baik ya? Entahlah. Aku baru baca sampe part menyuapi es krim. Ntar aku lanjut lagi ya... Semangat lanjutin ceritanya....
Baca Semua Ulasan
Pesona Bos Galak

Pesona Bos Galak

Resta pikir dia bisa tidur di sofa, yang penting tidak ditinggal di kantor sendiri. Gyan langsung melepas dasi begitu memasuki kamar hotel lalu bergerak ke kamar mandi. Sementara Resta duduk canggung di depan sebuah meja. Matanya memindai kamar hotel yang terbilang cukup. Tidak terlalu luas, tapi juga tak sempit. Hanya saja, tidak ada sofa panjang seperti bayangannya. Di kamar itu selain ranjang dengan ukuran besar, hanya ada dua sofa single seater yang terletak membelakangi jendela kamar. Mana mungkin Resta bisa tidur di sana?
1074.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Cinta Bersalut Dusta

Cinta Bersalut Dusta

Max dan Steven sama-sama menoleh bertukar pandangan sebelum mengedarkan kembali pandangan mereka pada kamar di ruang bawah tanah. Ruangan yang dingin berlantai keramik hitam, sebuah ranjang besar berada di tengah-tengah ruangan dengan seprai merah. Sebuah kursi kulit berwarna merah dengan bentuk tidak lazim membuat Max mengulum tawanya, dia menginginkan kursi itu ada di kamarnya, kursi yang akan sangat berguna untuk memuaskan gairahnya.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Tanpa Nafkah

Lima Tahun Tanpa Nafkah

tanya Kala sambil menggoda Garwita. Wanita itu langsung melihat seisi kamar, tidak ada sofa atau kursi yang bisa nyaman untuk tidur. Hanya ada dipan berukuran sedang yang sudah tertata rapi dengan kasur dan bantalnya. Tak mungkin juga Garwita menyuruh suaminya tidur di lantai. "Enggak usah tegang begitu, aku tak akan melakukan apa pun!" bisik Kala di dekat Garwita.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai kursi santai di kamar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status