Istri Nakal Mas Petani
Perkataan Sully terpotong dengan ucapan Wira.
“Jadi, ini bisa Mbak berdua jadikan tempat tinggal selama dibutuhkan. Bukan tempat yang mewah, tapi kamar ini cukup bersih. Itu ada kasur bisa diturunkan dan dikasi seprai. Sebentar saya bantu.” Wira menerobos tubuh Sully dan Oky di depan pintu untuk masuk ke kamar. Dengan cekatan ia merentangkan tikar di lantai, lalu menurunkan kasur yang tadinya tersandar ke dinding. “Ini ada lemari yang bisa dipakai, isinya bisa dipindahkan ke bagian bawah atau paling atas. Mungkin cukup buat bawaan mbak-mbak,” jelas Wira, kemudian keluar kamar dengan memiringkan tubuh agar tak menyenggol Sully dan Oky.
“Aku masuk duluan, Sul. Kalau mau ngomongin yang lain bes