Janda Kembang Menggoda Perjaka
tegur Galih pelan, menerima bungkusan martabak itu.
"Yaelah, kaku amat lu kayak kanebo kering," Jefri tertawa keras, menepuk bahu Galih sok akrab. "Gimana skripsi lu? Masih stuck? Gue dong, udah Bab 3. Dibantuin cewek gue yang baru, anak Sastra. Beuh, bodinya Gal... gitar Spanyol!"