Proper Motion
“... lagu-lagunya beneran enak banget, gitu, loh. Liriknya nggak norak tapi ngena, musiknya juga sopan banget di kuping. Kayak udah dia banget gitu, aduh, lo ngerti nggak, sih?”
Samita geleng-geleng kepala. Ia mengalihkan perhatian dari Rena, mengembalikan atensinya pada layar komputer. Masih ada lima belas menit sebelum waktu istirahat berakhir. Sebentar lagi, rekan-rekan seruangannya pasti akan kembali ke meja masing-masing, begitu pula dengan Mas Danu, salah satu seniornya. Dan segera setelah kembali nanti, Danu pasti akan langsung menanyakan kemajuan dari pekerjaan yang tengah Samita kerjakan. Karenanya, ia memutuskan untuk segera menyelesaikan.
“Mit?”
Hot Chapters