Ditalak Usai Melahirkan
Hidupnya benar-benar terasa dipermainkan oleh orang-orang yang tak mempunyai hati nurani, apa hati dan mata mereka benar-benar telah dibutakan oleh gemerlapnya dunia yang hanya fatamorgana?
Kemarin Ibunya Adam yang datang mengancamnya sekarang Farah, calon istrinya. Hati Laila benar-benar terasa sakit menerima semua ini, tetapi lebih menyakitkan lagi saat dirinya tak mampu melawan, rasanya Laila ingin menangis merutuki ketidak percayaan diri.
"Apa? kamu ingin mencoba melawanku?" tanya Farah melihat wajah Laila memerah, ia tahu perempuan itu menahan amarah, tetapi ia sama sekali tidak takut, baginya Laila bukan tandingannya.