Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

Nggak ada yang menyarankan 'Putar balik saja ke rumah, jangan datang ke tujuan! "Sabar sebentar lagi juga sampai," saran Lala. "Dari tadi dia bilang rute tercepat tapi bohongnya! Ini nggak cepat sama sekali La! Apa suara itu nggak tahu jika bohong itu dosa?!" "Dia nggak bohong, Glenn! Hanya saja karena kamu malas ke sana jadi waktu berasa berjalan lama," ucap Lala menenangkan.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lambat laun
Show Reviews (41)
Read
+Library
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Read All Reviews
Sumpah Darah Sang Pewaris Takhta

Sumpah Darah Sang Pewaris Takhta

Dao Kian berdiri di sampingnya, tidak tahu harus pergi atau menunggu. Beberapa saat berlalu. “Kau terlambat tiga menit,” kata Xiao Lan tiba-tiba. Ia tidak menoleh. Tangannya masih sibuk dengan goresan kuas terakhir, menyelesaikan sebuah aksara. Dao Kian mengerjap. “...Tiga menit? Aku pikir—“ “Kau pikir tidak masalah?” Xiao Lan meletakkan kuasnya. Perlahan. Dengan sengaja. Suara kayu menyentuh meja terdengar jelas di ruangan yang sunyi.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as lambat laun
Read
+Library
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

“Kadang ia memberi waktu, kadang ia merampasnya tanpa peringatan.” Hening lagi. “Kau sedang mengatakan kami mungkin tidak sempat?” Selene bertanya, jantungnya kembali berdegup kencang. “Aku tidak mengatakan apa-apa,” sahut Lamina. “Namun… ada satu cara yang mungkin bisa membuat semuanya melambat.” Dirian dan Selene serentak menatapnya. “Apa itu?” tanya mereka hampir bersamaan. Lamina tidak langsung menjawab.
9.6401.4K viewsCompletedAdded to Library 15.7K Times as lambat laun
Show Reviews (84)
Read
+Library
Raisaa
Halo kakak pembaca semua yg baik hati dn masih setia dgn cerita ini.terimakasih banyak dn terimakasih krn terus mendukung cerita sy. sejauh ini sy Gk kehabisan ide dn ceritanya sesuai alur. terimakasih sy pd kakak semua yg msh berdiri disamping sy utk kawal cerita ini smpe akhir, sabar ya utk alurny
Agis Sat
aku dukung lagi kak..aku harap novel ini bisa masuk top 20,top 10 bahkan top 3.menurutku dirian&selene saling mencintai,mungkin dirian masih berpikir dia mencintai viviene tp menurutku dia mencintai istrinya tp belum menyadari perasaan sendiri.buat hubungan mereka semakin kuat dg konflik.sukses kak.
Read All Reviews
Pelampiasan

Pelampiasan

Aku minta maaf soal bab yang dobel kemarin. Aku udah perbaiki dan mungkin menunggu waktu 2/3 hari dari pusat. Sebagai ucapan maaf karena bab nya banyak yang dobel, jadi khusus hari ini aku akan update banyak chapter sekaligus. Aku gak ada niat mau kasih dobel, jadi semoga dengan update banyak kalian gak marah sama aku. Selamat menikmati karya Silan kembali (⌒▽⌒)
9.7303.2K viewsCompletedAdded to Library 9.1K Times as lambat laun
Read
+Library
Andyp

Andyp

Mau makan tapi mau tidur ribet jadinya hehe. Updatenya lambat, karena aku nyobain nulis 2rb kata sebelumnya cuman mampu 1rb kata aja. Menantang sih. 12:09 siang. See you-,
103.0K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as lambat laun
Read
+Library
Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

Selama tiga tahun pernikahan kami, bahkan pengharum ruangan pun kuganti dengan yang tidak beraroma karena Sarah mengatakan wangi bunga membuatnya pusing. Kini rumah ini sepenuhnya milikku. Aku bebas mengisi setiap sudutnya dengan apa pun yang kusukai, termasuk aroma yang ingin kunikmati. Sebelum mengubah ponsel ke mode senyap, kulihat ada satu pesan baru. Nama pengirimnya sudah lama kuganti menjadi deretan angka. Isinya hanya satu kalimat. [Musim baru telah tiba. Pohon tempat anak kita beristirahat mulai bertunas.]
2.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as lambat laun
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

"Apa yang kamu tabur, ya itulah yang kamu tuai." Di pintu kantor kependudukan, Pak Kiky sudah menunggu hampir setengah jam. Begitu melihat Tama keluar, dia segera menghampiri. "Pak Tama, apa Anda baik-baik saja? Aku sudah siapkan ponsel baru untuk Anda, mau coba menghubunginya lagi?" Tama mengangguk tanpa ekspresi, lalu menerima ponsel itu. Dia membuka kotak pesan, jarinya menggantung di layar beberapa saat, sebelum akhirnya mengetik huruf demi huruf.
27.0K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as lambat laun
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status