MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN
Ada coretan motif falcon yang terbang dalam lengkung geometrik, kursi dengan sandaran menyerupai pintu lengkung masjid, chandelier yang membentuk bayangan seperti sayap elang, hingga detail meja marmer dengan ukiran puisi yang tersembunyi di sisinya.
Lampu gantung ruangan menyinari semuanya dengan cahaya kuning lembut, namun justru membuat siluet-siluet desain itu nampak semakin hidup. Liam berdiri tegak, wajahnya sedikit tegang tapi matanya menyala penuh keyakinan.
Chatrine duduk di kursi kayu, kedua tangannya bertaut di pangkuan, seolah-olah sedang menanti hasil akhir sebuah perjuangan besar.