Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Kegelisahan itu sedikit memudar oleh desakan ramai dari belakangnya. Mungkin Olivia hanya lelah, tidak sengaja tertidur, dan ponselnya jatuh ke lantai. Akhir-akhir ini dia memang sering begitu, tampak lesu. Akhirnya, Juan menekan tombol akhiri panggilan dan layar pun meredup. Dia berbalik dan berjalan kembali ke ruang tamu yang terang benderang serta hangat. Di atas meja makan tergeletak anggur merah dan jus yang sudah diminum setengahnya. Di televisi, acara Tahun Baru masih menyanyikan lagu-lagu ceria.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Dirga malah beranjak mendekati ku. "Lagu apa lagi sih, Mas?"tanyaku heran sekaligus mulai mengantuk. 🎶Dhuh sang mustikaning asmara Sun kayungyun mring handika Yen jawata ngelilanana Bakal dak pundhut krama🎶 "Jangan kabur kemana-mana, ya,"ucap Dirga membuatku terkekeh geli. "Kalau kabur gimana?"tanyaku usil.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Cerita Cinta Ayu

Cerita Cinta Ayu

Hadi masih sibuk dengan handphonenya, hari ini dia yang bertugas untuk memesan makanan mereka. "Aku yakin semuanya akan baik - baik saja." kata Angga lembut. "Tapi jika boleh jujur, kamu memang bodoh." kata Angga. Ayu dan Angga saling bertukar pandang dan mereka berdua tertawa. Kata tajam itu ternyata begitu menyegarkan untuk di dengar. "Entah kenapa, aku sangat senang mendengar itu darimu." kata Ayu. "Jika tidak ada kerjaan segera hubungi aku, bukannya bikin ulah. Kamu sangat tidak pantas jika menangis karena hal ini, karena sudah jelas ini terjadi karena tindakan bodohmu." kata Angga.
20.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Dear Mantan Suami

Dear Mantan Suami

Ilham tersenyum nakal. TAMAT Sampai di sini aja ya ceritanya. Happy ending. Ilham, Indira dan dua anaknya hidup bahagia.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Semilir angin sore hari meniupkan serbuk kebahagiaan pada hati-hati yang dilanda rindu. Merindu pada pertemuan agung yang disebut 'Mistaqan Ghalidza' atau perjanjian agung. Perjanjian antara sepasang makhluk berlainan jenis, keturunan Bani Adam, yang bertekad mengikat cinta suci dalam sebuah pernikahan. "Kenapa memilihku?" tanya Laila, setelah saling berdiam beberapa lama. "Tak perlu alasan untuk sebuah cinta," jawab Arsen.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

Bersambung Apakah Agus bisa melunasi hutang-hutangnya atau justru dia kembali meminjam uang kepada Bayu…. Tunggu part selanjutnya ya. Jangan lupa like dan tinggalkan jejak di dkolom komentar
1094.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Sedang didepan mata ialah Bidadari jelita yang dikirim Tuhan untuknya. Meski umurnya hanya terpaut satu tahun, tapi Ajeng-calon istri Raka itu sangatlah dewasa. Berpakauan syar'i seperti adiknya. Tentulah Raka sangat tergila-gila meski hanya satu pertemuan saja. Raka tak bisa lepas dari pandangannya. Ia ingin segera menggenggam tangannya, meraihnya, berjalan berdua dimuka bumi menuju kenikamatan abadi. Jannatullah. Ahh, fikiran Raka terlalu jauh. Baru juga mau lamaran, sudah memikirkan momongan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Soul System

Soul System

Kegelapan Kematian di dalam ruangan itu mencoba untuk menyelimuti pria itu, namun hanya dengan lambaian tangannya, seluruh kegelapan di tempat itu memudar. Pria itu membawa sebuah tongkat panjang dengan ujungnya berbentuk bundar dengan ukiran karakter ‘Agung’. Pria ini tidak lain adalah Dewa Agung, Raja Yeomra. Chi Yue bergetar hebat saat melihat sosok itu, seluruh amarah, kesombongan, dan sifat kejamnya menghilang begitu saja ketika ia berhadapan dengan sosok di hadapannya. “Ra-raja Yeomra… A-ada perlu apa hingga Diri Sejatimu datang ke sini?” Chi Yue membungkuk dalam dengan keringat di dahinya.
9.4145.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Hidupku Setelah Merebut Suami Orang

Hidupku Setelah Merebut Suami Orang

"Nggak tahu lah, aku malas ngomongin Bianca. Mending kita bahas yang lain aja." Anggia dan Agung asyik mengobrol sembari menghabiskan sepiring sate dan segelas teh obeng. Agung memang punya niat lain pada Anggia, seperti ingin memiliki, tapi Anggia bukan perempuan yang mudah masuk perangkap. Orang seperti Agung hanya sebagai guyonan semata baginya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Hinaan Ipar untuk Sang Raja Bisnis

Hinaan Ipar untuk Sang Raja Bisnis

Kedua remaja itu memang menyelinap dari pengawasan pengawalnya, dah pergi ke bukit diam-diam. “Mana Tuan Muda?” tanya Bi Jannah khawatir saat melihat Agung pulang sendirian dengan keadaan kacau, pakaian dan seluruh wajahnya basah. Agung terisak sambil menutupi matanya dengan satu tangan. “Daran, Daran terjatuh ke jurang di atas bukit. Dia, dia bersikeras mengambil berry di atas pohon, dan dia terjatuh,” ujar Agung tergugu.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lanjutan kisah agung sedayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status