GAIRAH MASA LAJANG
tutur ku tak ada gengsi sedikit pun, aku bicara apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Sekarang gantian Lani yang senyum-senyum bahkan tertawa kecil, hal itu tentu saja menimbulkan rasa heran ku melihatnya.
“Eh, dijelasin yang sebenarnya malah kamu ketawa. Kamu nggak percaya dengan semua yang barusan aku katakan?” tanya ku.
“Bukan aku nggak percaya, Ryan. Yang ngajak nonton kan aku, jadi aku lah yang akan bayar semuanya. Mulai dari karcis masuk sampai jajanan kita nantinya,” ujar Lani.