Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAWAR

MAWAR

"Kau sengaja menggodaku, nona?" Laura tidak acuh, dia merentangkan handuk panjang untuk menutupi tubuhnya dari pandagan mesum Farrel, lalu berbaring sambil menikmati minuman dan cemilan yang di sediakan oleh pelayan. "Tingkah mu sudah seperti Nyonya saja, ingatlah kau hanya menumpang disini." Ejek Farrel. Laura terkekeh, mansion ini sangat mewah mungkin dia akan betah jika tinggal disini.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Lidahku sudah mulai terbiasa meminumnya. "Kamu kenapa melamun, Gantari?” Mataku tengadah menatap wanita di hadapanku. "Budhe, kenapa Sekar jadi pemarah?” ”Memangnya dia marah padamu?” Kuceritakan semua yang terjadi di dalam kamar Sekar, tanpa terkecuali. Budhe Lasmi tampak menghela napas perlahan. "Nduk, kamu sudah lama tidak tinggal di sini, jadi wajar jika kamu lupa bahwa di kampung ini ada pantangan."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Izinkan aku mengenalmu lebih dalam, walau aku tak yakin dengan rasa ini ~Alisya Cantara Benar, semua hiruk-pikuk dalam perjalanan waktu. Bergandenganlah tanpa melupakan bintang yang lebih bersinar! Benderanglah tanpa menyilaukan! Bersamalah tanpa berpisah dan datanglah tanpa pergi! Walau tak bisa saling memiliki ~ Farhan Sharique Zhafran
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
GAIRAH MASA LAJANG

GAIRAH MASA LAJANG

tutur ku tak ada gengsi sedikit pun, aku bicara apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Sekarang gantian Lani yang senyum-senyum bahkan tertawa kecil, hal itu tentu saja menimbulkan rasa heran ku melihatnya. “Eh, dijelasin yang sebenarnya malah kamu ketawa. Kamu nggak percaya dengan semua yang barusan aku katakan?” tanya ku. “Bukan aku nggak percaya, Ryan. Yang ngajak nonton kan aku, jadi aku lah yang akan bayar semuanya. Mulai dari karcis masuk sampai jajanan kita nantinya,” ujar Lani.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
Luka Hati Larissa

Luka Hati Larissa

Larissa merutuki diri yang tidak memperhitungkan kejadian ini bisa saja terjadi mengingat letak klinik mereka yang bersebelahan. "Aku punya produk andalan buat Mama. Nama produknya B erl cosmetics. Produk ini bagus banget buat kita yang kepingin wajah lebih dari sekedar glowing. Aku yakin wajah Mama bakalan nge-glazed kalau pakai ini dan pastinya mengkilap bercahaya luar dan dalam." Larissa mulai memperkenalkan produk andalannya kepada sang Mama. Ia berusaha membuat mamanya rileks supaya kejadian beberapa menit yang lalu terlupakan.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai lari laun
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Jefri Saad
7 karya Thor sudah saya baca, best deh buat thor, cerita pake hati, Maa Syaa Allah. berharap ada satu kisah thor yg mempertemukan antara Pemeran Cerita di karya² nya, Arjuna Larissa, Ibra Farhana, Adam Hanin, Attar Nada semua ngumpul dalam satu novel indah . . gk kebayang serunya thor. .
Meilia
ini cerbung karya author pertama yg q baca, suka banged , fokus sama 2 karakter utama , alurnya sat set gak bertele tele,,, siap siap baca karya2 mu yg berikutnya kak, SMG g kalah greget sama yg ini...smangat yaa...
Baca Semua Ulasan
Lara Cinta

Lara Cinta

Lalu dia memeriksa lagi semuanya memastikan tidak ada yang ketinggalan. “Ze,” panggilnya lirih. Zeva menoleh heran. “Kenapa lagi? Tenang aja, gue nggak akan kasih tahu ke Deril. Kalau dia belum tahu.” “Bukan itu!” Anira tertawa geli. “Gue mau minta maaf.” “Maaf untuk apa?” “Liburan ini jadi berantakan gara-gara gue, sorry ya.”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

"Berhati-hatilah, pulang sebelum gelap!" - Deru angin senja menerpa wajah berkeringat Elea, napasnya kepalang ngos-ngosan kala berlari menuruni lembah. Sial, ia tidak menemukan apapun. Sudah lama sejak ia berangkat tadi dan sampai sekarang tidak satupun hewan didapat– bahkan melihat saja pun tidak! Boro-boro, seekor reptil saja pun tak nampak!
901 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

"Raina sialan!" ******************************
9.352.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lari laun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status