Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Erato alias Lara, tersenyum puas menatap lancarnya permainan mereka. 'Earth pasti sudah berhasil melakukan dan memiliki Emily saat ini, dan kini giliranku untuk melakukan apa yang kuinginkan. Mencoba memasukkan Xander ke dalam duniaku.' pikirnya sambil meraba pemantik api yang ada di dalam saku seragam-celemek kerjanya. Erato segera beraksi. Sementara semua orang di kafe masih terpana, terbuai dengan indahnya suara Eagle Eyes, ia bergegas pergi ke lorong belakang, menuju gudang dimana Earth berada.
1031.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang latar dalam
Read
+Library
Iparku Mantan Mafia Jalanan

Iparku Mantan Mafia Jalanan

Kamar berukuran 4x3 itu tampak temaram, terlihat beberapa koleksi pisau belati dari berbagai ukuran dan model. Ridho mengambil salah satu koleksi belatinya. Pelan tanpa rasa ragu, menyayatkan lengan kirinya, dengan barisan hurup membentuk sebuah nama, L A R A S. Darah masih menetes, dari tiap goresan tersebut. Mata lelaki itu, terpejam merasakan rasa sakit yang ditimbulkannya. "Kau harus jadi milikku!!" Di ruangan lain, masih dalam rumah Ridho, nampak gadis cantik, berkaki jenjang. Kali ini seragam yang dikenakannya, cukup menarik mata siapa saja.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
Lara Cinta

Lara Cinta

Anira menatap Deril marah, tapi dia tidak bisa membantah kalimat itu. “Mereka mungkin ngira aku yang bikin kamu nangis.” “Makanya lo pergi dulu. Gue akan menenangkan diri di kamar mandi.” Ruangannya hanya dipisahkan oleh sekat sedada dengan rekan kerjanya yang lain. Tidak ada tempat untuk bersembunyi kalau dia kembali ke sana. Secara kebetulan matanya sangat mudah bengkak dan merah kalau sudah menangis dan membutuhkan waktu beberapa saat sampai bisa kembali normal.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Ateera tidak menjawab, dia hanya terus berusaha untuk menemukan cara agar terbebas dari situasi menakutkan ini. “Kau sudah melihat milikku kan tadi? Ini pasti tidak akan muat, kan? Karena itu....” “Aahh, haaa.” Ateera mengerang, saat tak terduga pria itu memasukkan satu jarinya ke dalam miliknya. Seakan tengah menggali sebuah lubang, jarinya yang tebal dan panjang terus menerobos masuk, memainkan dinding bagian dalam milik Ateera.
820 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

Nilam berkata dengan lirik ketika laki-laki itu masih terus menendangi tubuh bu Retno yang tidak sadarkan diri. “Cukup.. ja..jangan hiks. Pergi.. pergi kalian pergi!” Nilam menjerit, perempuan itu tidak lagi melihat bu Retno dan laki-laki pereman itu di hadapannya. Sekarang Nilam hanya melihat sosok Dewa dan juga Bu darmi yang menenteng alat pecut. “Pergi! pergi kalian pergi!” ***
9.728.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 683 Beses bilang latar dalam
Ipakita ang mga Review (33)
Read
+Library
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Ketika para tamu melihat bahwa akan ada perkelahian, mereka semua memucat ketakutan dan mengelak satu demi satu, takut akan melukai diri sendiri. "Syut!...Syut!" Dalam sekejap, ratusan laser merah ditembakkan ke tubuh Leon dari celah tersembunyi di dinding rumah lelang ke segala arah Di bahkan tidak bisa membuka matanya yang silau, dan wajahnya memucat karena terkejut di tempat! Rumah Lelang Provinsi Jannah ini berlatar belakang resmi,dan tentu saja memiliki penjaga yang sangat komprehensif.
1044.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang latar dalam
Read
+Library
BATARI

BATARI

sahut Batari datar, suaranya sedingin uap es. Ia melangkah menuju mesin leg press. Batari memosisikan tubuhnya, punggungnya menempel kokoh pada sandaran kulit. Dengan ritme yang terkontrol, ia mendorong beban berat itu. Otot pahanya menegang, menciptakan lekukan kekuatan yang murni—sebuah visualisasi dari kemarahan yang ia salurkan ke tiap tarikan napas.
10537 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Langit pagi itu berwarna abu keperakan udara masih lembap sisa hujan semalam, dan jalanan menuju gedung tua PT Arta Mandiri terasa sunyi tak biasa. Dina berdiri di depan pagar berkarat, memandangi bangunan itu lama tempat di mana dulu Dion memulai pekerjaannya, tempat yang kini menjadi akar dari segala luka. Di tangannya, ponsel masih menampilkan email anonim dengan satu kalimat yang terus bergema di kepalanya.
823 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Bahkan Fibrela gagal mengidentifikasi pintu tempat para atlic itu masuk. Seorang pria berjalan pelan mendekati Fibrela. Dia mengambil tempat di dekat Fibrela. Wajahnya licin dengan rambut yang tersisir rapi. Kulitnya yang gelap kontras dengan ruangan yang tengah ditempati Fibrela sekarang. Dia mengenakan kemeja hitam dengan puluhan lencana yang menempel di dada kanannya. “Kau salah satu orang yang kupercayai di Luxavar. Tetapi kau melakukan hal ini. Kebodohan macam apa yang sudah merasukimu, Greinthlen?”
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
Jerat Cinta Satu Malam

Jerat Cinta Satu Malam

lirih Anna memeluk kedua lututnya. Muncul Arthur membuka pintu ruang ganti, laki-laki itu berjalan mendekatinya dan bergabung dengannya duduk di atas ranjang. "Cepat tidur, ini sudah malam," ujar Arthur mengulurkan tangannya dan mengajak Anna berbaring. "Aku belum mengantuk," jawab Anna, gadis itu menyibak selimutnya dan turun dari atas ranjang. "Mau ke mana?"
3.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 136 Beses bilang latar dalam
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status