Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

"Bagaimana caranya melawan sesuatu yang bahkan tidak ada?" "Justru itulah intinya," jawabku. "Kita tidak 'melawan' dalam arti tradisional. Kita 'merawat'. Kita membangun makna. Setiap kali kita memilih memahami daripada menghakimi, setiap kali kita berbagi pengetahuan daripada menimbunnya, setiap kali kita membangun koneksi daripada tembok—kita memperkuat realitas melawan The Silence."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Penguasa Dingin Itu Terobsesi Padaku

Penguasa Dingin Itu Terobsesi Padaku

singkat bagi sang pengamat di balik layar. ​Perlawanan sang ratu bukan tentang senjata api atau pelarian fisik. Ini adalah tentang pengambilalihan kendali psikologis. Lia tahu bahwa Arka adalah seorang pecandu kontrol, dan cara terbaik untuk menghancurkan seorang pecandu kontrol adalah dengan menciptakan situasi di mana ia tidak bisa mengendalikan reaksinya sendiri. Lia ingin melihat Arka goyah. Ia ingin melihat tangan pria itu gemetar saat mencoba mengetik laporan karena pikirannya dipenuhi oleh bayangan kaki Lia yang tersingkap. Ia ingin membuat Arka merangkak keluar dari kegelapan kebohongannya dan memohon agar Lia berhenti menyiksanya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Aliyev menyayangkan sikap tidak hormat semacam itu terhadap lawan. “Menyerahlah, ikan asin!” koarnya sambil menjulurkan lidah. Gayanya sangat sombong luar biasa dan seakan-akan pasti bakal memenangkan laga. Petarung melakukan ini selain merusak konsentrasi musuh dan menghancurkan mentalnya juga demi menarik perhatian orang-orang. Biar ketenarannya naik melalui tindakan provokatif dan nyeleneh. Padahal jelas itu hanyalah bumerang untuk dirinya saja.
775 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Bukan tanpa alasan, tapi Celia tidak menyukai karakter ciptaan sahabatnya yang berperan sebagai antagonis dan memiliki hidup tragis. "Kenapa Siska bikin karakter antagonisnya naas begini sih? Apa nggak kasihan dia sama karakter itu sendiri?" Lelah dengan semua kekesalan yang ingin di luapkan, Celia meraih ransel biru dan memasukan naskah tersebut ke dalam ransel itu. "Aku harus minta Siska revisi beberapa bab, biar si antagonis nggak terlalu tersiksa hidupnya."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ini adalah pertempuran kalimat melawan kalimat. Makna melawan niat. Kenangan melawan penghapusan. Rangkai terus menulis: “Semua ini hanya ilusi.” “Pesantren ini fiksi.” “Tak ada yang pernah nyata.” Tapi Lena, kali ini, menulis satu kalimat dengan tangannya sendiri: “Jika aku tidak nyata, kenapa aku masih merasa sakit saat dilupakan?” Dan dunia bergetar. 6. Kebenaran yang Belum Ditulis
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Pertanyaan polos itu membuat Rafa menahan tawa hingga terlepas dengan keras "Hahaha bukan itu maksudku, astaga kau ini sungguh dari masalalu ya. Tidak tau istilah" Argebi yang merasa ditertawakan pun menendang tulang kering Rafa hingga lelaki itu mendesis kesakitan. "Aargghhhhh!! Kasar sekali kau ini" "Panggilan alam itu adalah sikuning yang mengambang" Argebi yang mulai paham memasang tampang jijik "Aishh, jorok sekali." "Kau saja yang lemot" "Pergilah, aku tidak mau sikuning mu itu mengotori sofaku" usirnya dengan mengibas ibas tangan kearah toilet.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Ia tahu, pertarungan seperti itu kadang kala tidaklah sederhana. Di pertarungan yang ia saksikan, setidaknya ada dua petarung, yang ia rasa, tak sepenuhnya mengandalkan kekuatan fisik. Dukun sakti jelas pula berperan dalam taruhan besar-besaran seperti itu. Sebab pertarungan itu ilegal. Yang penting, jagoannya menang. Adit pun juga mendengar ada orang-orang yang membicarakannya; menuduh dia menggunakan ilmu atau jimat untuk memperkuat dirinya. Sebab ia bisa mengalahkan lawan yang secara fisik memang tak mungkin ia kalahkan.
10582.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.6K kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Fane mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, “Meskipun menurutku ada yang salah dengan kepalamu, aku harus mengakui bahwa otakmu masih bekerja dengan baik. Kau menebak dengan benar, aku benar-benar berencana menantangmu berdasarkan aturannya.” Ada maksud lain dari kata-kata Fane. Dia tidak ingin menantang Carville secara langsung tetapi hanya melakukannya berdasarkan aturan. Lagi pula, para petarung di sana terbagi menjadi dua jenis. Penerima tantangan dan penantang. Dia hanya mampu menantang Carville sebagai penantang. Namun, di mata Fane, melawan Carville bukanlah tantangan sama sekali. Carville tidak menyangka pria itu setuju dengannya, tapi ternyata pria itu benar-benar ingin menantangnya? D
9.16.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180.7K kali sebagai lawan kata fiksi
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Baca Semua Ulasan
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

“Apakah kau suka tentang buku-buku fantasi?” Kinara merasa lebih bugar dan ingin sedikit santai karena tekanan bunga abadi tentang hafalan gerak tari kesetiaan membuat kepalanya pening selama dua hari. “Hhh... Aku menyesal terlalu fokus dengan sesuatu yang ilmiah. Dulu aku terlalu banyak menghabiskan waktu di laboratorium dan memecahkan berbagai rumus. Hidupku terlalu lurus. Sekarang aku baru menyadari betapa bodoh keputusanku itu. Falseland penuh tantangan. Salah satu pendukung untuk bisa memecahkan beberapa teka-teki di sini adalah pengalaman dari bacaan fiksi fantasi atau ilmu humaniora yang kau sebut-sebut. Terutama kajian sejarah dunia kuno yang membahas mitologi.”
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Beruntung, sebuah tangan kekar menahan gerakan cewek itu hingga Cecil, bisa terlepas dari serangan fisik lain yang akan menyakitinya. "Heh, cewek gila! Jangan berani main kasar ya sama Cecil. Jangan main fisik dong, gue laporin BK baru tau rasa lo," kata Adrian sambil mencengkram kuat lengan Nala, yang hendak menyerang Cecil itu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai lawan kata fiksi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status