FAUZIAH AZZAHRA
Suharnikisah nusaibah azzahracerita fatimah az zahracerita sedarah sampai hamilcerita dewasa kakakku
tukas Halima penuh penakanan, namun tetap memberi Hayati cuan.
“Gitu dong!” Hayati tersenyum gembira. Matanya berbinar saat Halima menyodorkan uang kertas berwarna merah muda dengan lima nol dua lembar. Uang itu kemudian ia masukan kedalam branya yang berbusa montok.
“Ah, itung-itung tambahan uang susu baby,” imbuh janda murahan tersebut.
“Cepat katakan! Kabar apa yang kau bawa ini.” Tampak Halima tak sabar lagi untuk mendengar kabar yang di bawah oleh Hayati.