Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Iya Bu" kata Laila pelan. Hanya itu yang bisa Laila lontarkan. Laila sudah kebal dengan semua perkataan, hinaan, ataupun ejekan ibu mertua yang selalu menusuk ke dalam hatinya. Semua perkataan mertuanya sudah menjadi asumsi sehari-hari. Jadi tidak heran jika hatinya sudah keras layaknya batu dan tidak mudah untuk mencair. Menangis, ya itulah yang saat ini ia lakukan. Air matanya tak bisa dihentikan walau hatinya sudah kebal. Tidak bisa dibayangkan jika Laila terkena baby blues syndrome, pasti hidupnya kacau sekali.
549 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Belenggu Hati

Belenggu Hati

Ia tidak sabar Satu kata untuk pemandangan yang ia lihat sekarang. Indah, Kara memejamkan kedua matanya. Sebelum bersuara. "Baiklah, aku punya beberapa syarat." Ender menghentikan gerakannya dan menantikan ucapan Kara selanjutnya. Yang tidak ia mengerti. "Apa maksudmu?"Ender mulai tidak suka. 'Terserah deh' Batin Kara. Ia sudah jatuh, ya. Kenapa nggak sekalian.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Jawaban itu selalu ada, tapi kebenciannya membuatnya menutup mata. Cinta yang dia rasakan pada Alana terasa seperti pengkhianatan terhadap ibunya. Dia tidak mengizinkan dirinya mencintai Alana. Dia tak pernah berani mengakui bahwa hatinya sudah lama melewati garis itu. Hatinya berkata lain. Dia tidak pernah punya kesempatan untuk melawan. Saat dia menyadarinya, semuanya sudah terlambat. Mesin meraung, dan ban meninggalkan jejak hitam di jalan.
18.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

“Baik. Aku akan datang. Aku sudah tak sabar mau menyingkirkanmu. Kamu jahat dan licik. Siapa pula yang bisa mencintai orang sepertimu?” Dan dengan itu, dia menerobos keluar dan menyeret putri yang berpura-pura hancur di belakangnya. Aku tidak bergerak atau berbicara. Hanya bersandar di kursi seolah tidak ada yang baru saja terjadi. Selena berdiri di dekat aku dengan sedikit perasaan ragu. “Kalau kamu… sedih karena ini,” katanya dengan lembut. “Tidak perlu ditahan. Boleh saja merasa sedih. Meski dia berengsek.”
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Penjahit Hati “P.S. Aku tidak memberitahu pengacaraku soal ini, tapi alasan aku melakukan semua ini karena dokter di penjara bilang…” …sisa hidupku tidak akan lama lagi. Kanker hati stadium akhir.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Meni Bari
'Dasar penggoda, tidak tahu malu!' 'Perempuan murahan.' Perawan Tua.' Ucapan itulah setiap paginya selalu terdengar. Kata-kata itu seperti nyanyian di pagi hari bagiku. Setiap melewati rumah tetangga, akan ada kata-kata kasar mencemooh dari mulut mereka. Padahal itu tidak benar, aku tidak pernah menggoda siapa pun. Suami merekalah yang tidak bisa menjaga hati untuk istrinya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Pada akhirnya, luka dan sakit yang terakumulasi di hati menimbulkan rasa bosan, muak dan lelah. Rasanya, tak percaya hati ini mengapa sampai Mas Hamdan rela menukar nyawa demi cinta. Sampai sakit dan tidak bertenaga karena merindukan kekasihnya. Dibanding aku terus terus makan hati berulang jantung, lebih baik, aku menyerah pada keinginan terbodohnya.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
DARI KONTRAK TURUN KE HATI

DARI KONTRAK TURUN KE HATI

“Hentikan!” Panas sekali rasanya di sana. Giselle tidak tahan lagi dengan segala ucapan Candra. Menikam jantung sampai ke ulu hati. Meski kenyataannya benar, Candra tidak akan pernah mengerti karena tidak berada di posisinya. Jebakan Rehan padanya benar-benar sudah menghancurkannya sampai kehilangan pria itu. “Dengar, Candra. Jika aku tak bisa memilikimu, maka orang lain pun tidak bisa.” Wanita itu lalu pergi dari hadapannya dengan tangan yang mengepal. ‘Lihat saja apa yang bisa aku lakukan padamu.’
9.52.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lelah hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status