Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELUMBARI

SELUMBARI

Eri, teman tersebut sudah fokus mencatat warna api dari larutan yang aku gunakan tanpa menunggu jawaban Ara, sepertinya itu hanya pertanyaan basa-basi sehingga Ara aman walau tidak menjawabnya. ”Aman terkendali.” Ucapku yang juga berbisik kepadanya. Ara melanjutkan praktikum setelah aku. Dia menyelupkan kawat nikrom pada larutan selanjutnya dan melakukan pengujian. “Kira-kira ada nggak ya, zat yang bisa membuat orang melupakan ingatannya?” Ara tiba-tiba bertanya saat melihat warna pada api. ”Melupakan apa, Ra?” Slamet tiba-tiba nimbrung.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as lemari hollow
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Heran, suara yang tadi kudengar sekarang lenyap bagai ditelan bumi mungkin karena aku mencoba fokus pada tujuanku hanya membuka lemari pendingin ini. “Mama! Ma ….” Astaga! Itu, kan, suara Andin dan Andita yang berteriak memanggilku. Akhirnya dengan sekuat tenaga aku berlari menaiki tangga langsung dua anak tangga terlewati saking takut terjadi apa-apa pada si kembar. Sesampai di kamar aku mendapati Andin menangis tersedu-sedu, lantas kudekap tubuhnya yang membeku bagai es dinginnya. Aku bisa merasakan adanya mereka yang tidak terlihat berdiri tegap dengan warna gelap dan rupa tak berbentuk lagi.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as lemari hollow
Read
+Library
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Dia benar-benar akan lenyap tanpa sisa. Saat mendengar kata-kata Afkar, sisa terakhir kesadaran milik Lemuel memperlihatkan senyuman lega yang samar. Setelah itu, kedua matanya sepenuhnya memutih! Kesadaran dan ingatan yang merupakan perpaduan Yasin dan Lemuel benar-benar menghilang. Jiwanya sepenuhnya ditelan oleh Yerema! Boom! Boom! Boom .... Saat itu, Afkar menyerang Lonceng Emas Semesta dengan gila-gilaan, berusaha menghancurkan dinding energi tersebut.
9.51.1M viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as lemari hollow
Show Reviews (92)
Read
+Library
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Ramia memahami maksud tatapan bingung temannya, turut menatap sekitar dengan gusar, "Kita ada wilayah Merremia. Tinggal sedikit lagi kita akan sampai di pintu masuk dataran itu. Kami mengetahui lokasi ini lewat penerawangan Inara. Dan tempat ini sepertinya adalah gua bawah tanah. Yah, siapa yang mengira lokasimu ternyata sedikit tersembunyi dari yang kami kira." Valea menghela napas, "Benar, tapi mereka yang membawamu sangat bodoh. Bagaimana bisa mereka mengabaikan darahmu seperti itu di jalanan? Selain memudahkan kami menemukanmu, itu juga beresiko menarik sosok lain yang lebih merepotkan." "Makhluk itu ... aku ingat mereka ada lima. Mereka bermata merah dengan kulit hitam," jelas Zhura mem
10.3K viewsCompletedAdded to Library 411 Times as lemari hollow
Read
+Library
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Mereka berlari turun tangga, melewati koridor selokan, dan keluar ke hujan malam di dermaga. — Penutup Babak — Di luar, Aretha menyambut: “Seluruh sistem Leviathan telah dimatikan. Reservasi The Hollow Chamber kini terkunci mutlak. Akses balik ditutup dalam dua menit.” Clara menatap Kieran, tubuh mereka basah, nafas terengah. “Kau melakukannya.” Kieran mengangguk pelan. “Kita melakukannya—bersama.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as lemari hollow
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Itu adalah kode darurat dari Aether yang sedang berada di Bumi. "Ayah... ada yang aneh dengan kaum The Hollowed. Mereka mulai menghilang dari pemukiman mereka di bawah Monas. Aku menemukan jejak energi yang tidak kukenali... energi yang mirip dengan cahaya perak Andromeda, namun lebih... tajam. Seseorang sedang memberi mereka makan dari balik bayang-bayang." Arka melepaskan pelukannya, auranya seketika mendingin. "Malakor..." desisnya.
10843 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as lemari hollow
Read
+Library
Sage Benua Longwu

Sage Benua Longwu

Ruang Kuil Kejatuhan Malaikat masih penuh dengan debu yang beterbangan, sisa-sisa pertempuran antara Li Wei dan Hollowscar. Cahaya rembulan dan bintang akhirnya masuk melalui sela-sela jendela di dalam kuil, menciptakan pemandangan yang menakjubkan yang menahan Li Wei untuk pergi. Sesuatu yang mencolok adalah sejumput hijau daun lembut yang berpendar-pendar di kaki Hollowscar.
9.512.0K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as lemari hollow
Show Reviews (17)
Read
+Library
Jimmy Chuu
Halo semua. setelah autor melihat minat baca novel ini meningkat, maka autor JD semangat. saat ini akan update 3 bab seminggu. untuk penambah semangat, beri vote dan subscribe novel ini. banyak yg vote dan subscribe, itu tanda kamu suka kisah ini dan autor makin semangat update. terima kasih.
Dahlia Agustin
Cerita yg menarik.. Sy mengikuti pengarang ini, di mulai dr aplikasi tetangga sebelah.. dikarenakan kelanjutannya belum tayang2, sehingga sy mencari kesini, trnyata sm jg blm ada penambahan.. oklah.. dtunggu untuk buku lanjutannyah..
Read All Reviews
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Pesan dari entitas yang menyerupai ibunya di bab sebelumnya telah membuka luka lama yang ia kira sudah menutup. "Tuan Surya," suara Amara memecah keheningan anjungan. Sang panglima militer itu mengenakan setelan taktis nanofiber yang menonjolkan ketangkasannya. "Kita telah memasuki zona luar Makam Gema. Sensor tradisional kita tidak berguna di sini. Kabut di depan kita bukan terdiri dari gas atau debu, melainkan sisa-sisa memori akustik. Jika kita tidak menjaga resonansi jiwa kita, seluruh kru akan mulai berhalusinasi mendengar suara orang-orang tercinta yang sudah mati."
702 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as lemari hollow
Read
+Library
LALI

LALI

Matanya mengarah pada pak mandor yag sibuk mengelus perutnya yang kekanyangan dan semakin besar. Pak mandor terkekeh. “Habis sarapan dari mak Yem. Awakmu di golek noh.” Ia menunjuk dengan dagunya yang kini tak nampak lagi wujud dagu, semakin bulat saja wajahnya. Tombo patah hati, Run.” Sahut Dewa dalam bisikan lalu ngacir meninggalkan Harun sebelum di lemparkan helm kuning yang di pegang olehnya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as lemari hollow
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Ia sudah sangat kelelahan jadi ia tidak ingin menambahkan lelahnya. Seika menghela napas panjang akhirnya ia memilih lorong sempit itu yang merupakan jalan pintas ke apartemennya walaupun lorong sempit itu terkenal berbahaya karena keberadaan yakuza atau para yankee yang akan mencegat orang-orang yang berjalan ke lorong tersebut. Seika melirik jam ditangannya, sudah hampir tengah malam. Mau tidak mau ia memberanikan diri untuk masuk ke lorong sambil merapalkan sugesti-sugesti yang menenangkan pikirannya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as lemari hollow
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status