Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Hanya butuh sekitar lima belas menit untuk sampai. Sebuah lemari dua pintu menarik perhatian mataku. Segera, kutanyakan harganya pada seorang karyawan. Sementara bang Asrul, berkeliling, katanya mau memilih ranjang dan meja kursi minimalis untuk mengisi ruang tamu. "Yang mana, Bang?" tanyaku pada bang Asrul, saat kulihat dia kebingungan. Sementara di depannya, ada beberapa set meja kursi minimalis.
1048.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Sepatu pantofelnya mendarat mulus di atas lantai keramik putih tanpa menimbulkan gema. Deretan lemari pendingin berbahan stainless steel berdiri berjejer di sisi kiri ruangan. Sinar bulan menembus kaca jendela memberikan pencahayaan minim. Bau alkohol medis bercampur aroma pakan ternak menguasai ventilasi udara. Langkah kaki Leo mendekati lemari pendingin nomor tiga. Tangannya menarik tuas pintu yang hanya dikunci menggunakan kait mekanis sederhana.
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 672 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Pasti sisanya ada enam di lemari. Gegas aku cek. "Satu, dua, tiga, empat …." Dalam hati aku berhitung. Ternyata di lemari hanya ada empat, satu lagi baru diangkat dari jemuran karena yang kemarin, dan baru sadar, memang sempak Bang Panjul yang warna merah marun, namun masih bagus karena masih baru, itu tidak ada. Hanya ada yang warna coklat dan hitam, karena waktu itu aku beli 20 ribu, tiga warna.
7.346.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Kantong plastik ia letakkan di pangkuan dengan gerakan sedikit kesal. Pintu tertutup. Suasana di dalam mobil langsung berbeda dari parkiran yang dingin dan sunyi. Kabin itu hangat, samar beraroma parfum Mareeq dan kopi yang entah kapan diminumnya. Mareeq melirik kantong plastik di pangkuannya. "Kamu habis belanja?" tanyanya. "Es krim?" tebak Mareeq. Naomi menatap tajam. “Kamu bisa melihat isi plastik?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

Pintu lemari itu terbuka dan di dalamnya menampilkan barang yang membuat Rama terperangah. Aneka piyama perempuan, lingerie, aneka gell pelumas sampai sabuk aneka ukuran serta cemeti dengan panjang yang berbeda-beda tersusun rapi di lemari itu. Rama terperangah. Dia menelan ludah.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

Ranjang besar dengan bed cover bernuansa lavender menghias bagian paling belakang. "Ini kamar siapa? Ada beberapa mantel wanita di sana." Liam menoleh ke arah lemari dua pintu yang terletak di samping cermin besar. Salah satu pintunya terbuat dari kaca bening dimana ada beberapa mantel mahal tergantung rapi di dalam. "Dia yang mempunyai ide untuk memasang CCTV di sana," desah Liam. Kepalanya tertunduk dengan wajah sendu.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

Sampai Gentari bisa menghasilkan uang dan membeli lemari plastik. "Kakak, sih. Nggak becus, ngapain letak lemari diluar." Bukannya menegangkan Gina malah sibuk menyalahkan sang kakak. Gentari pun hanya bisa menghela napas, dia sadar dia salah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Aku duduk bersila bersandar di dinding menghadap pintu. Lemari pakaian. Aku akan membeli yang plastik saja. Lebih awet dan tahan air. Aku menengadah ke plafond, berharap tidak ada kasus atap bocor. Rak piring untuk di atas sink. Lemari gantung untuk di dapur. Lemari es satu pintu, dua pintu its okay tapi yang kecil saja. Kompor dua tungku. Sudah ada meja beton di dapur untuk tempat kompor. Tabung gas melon. Rice cooker. Papan mesin cuci—aku malas mengucek dan cucianku pasti sangat sedikit. Ini lebih murah daripada mesin cuci yang jika ada harus masuk ke dalam kamar mandi. Meja kecil untuk laptop. Berhubung aku tidak berniat memiliki kursi tamu kupilih meja lesehan saja. Aku tentu tak perlu m
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kamar Pengantin

Rahasia di Kamar Pengantin

Tidak lupa, mereka menunjukkan sebuah kartu pesanan yang bertuliskan nama istriku. Sontak aku melirik ke arah mobil bak, di bagian belakang ada lemari dengan susunan rak yang tidak biasa. “Itu pesanan ke rumah ini, yakin?” balasku karena tidak mengerti benda apa itu. Ada banyak pertanyaan yang muncul di benakku setelah melihatnya. Apa yang akan dilakukan Ismi dengan lemari tanpa pintu itu? Bukankah ukurannya cukup lebar dan sepertinya tidak bisa memuat banyak barang?
9.56.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Kulakukan Demi Keluarga

Kulakukan Demi Keluarga

Kamar ini cukup nyaman lemari pakaian ada dua, satu lemari plastik, dan satu lemari kayu 3 pintu dengan cermin besar pada setiap pintunya. Meja rias minimalis di dekat tempat tidur yang penuh dengan alat make-up dari bedak parfum juga lain-lainya. Aku tak memiliki semua itu, untuk urusan make up aku hanya menggunakan bedak tabur sachet-an, lipstik ku, lipstik Arab pemberian Bu haji waktu dia baru pulang umroh, bulan lalu.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai lemari plastik 2 pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status