Tumbal Purnama
Dengan keberanian yang tersisa, ia memegang medali itu erat-erat, melompat dari tebing, dan berharap ia bisa mencapai pintu tersebut.
Saat tubuh Lila melayang di udara, ia merasakan dingin menusuk dari kegelapan yang mencoba meraihnya. Tangan-tangannya gemetar memegang medali kuno itu, satu-satunya harapan untuk menghentikan kutukan yang mengikat keluarganya. Di bawahnya, jurang tampak seperti mulut raksasa yang siap menelan segalanya.
Namun, tepat sebelum ia jatuh, sebuah cahaya terang muncul dari medali di tangannya. Cahaya itu membentuk jembatan emas yang membentang menuju pintu batu hitam di seberang jurang.
Bab Populer