Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selubung Memori

Selubung Memori

Aku tidak tahan lagi, jadi aku mengusap rambut Fal. Pada akhirnya Fal menemukan mataku. “Fal tidak mau ingat,” gumamnya. “Fal mau lupa.” “Iya.” Ratu Arwah sempat memberitahuku ingatan Fal terbuka perlahan. Itu karena aku tidak benar-benar sadar mengembalikan ingatan Fal. Selama ini aku dikelilingi roh alam, dan ada kalanya ingatan roh alam akan tersambung dengan Fal yang selalu di dekatku. Ingatan roh alam bisa tersambung satu sama lain, tetapi aku tidak benar-benar sadar untuk menyambungkan ingatan itu dengan Fal. Barangkali itu yang membuat ingatan Fal terus muncul sebagai kepingan. Kabar buruknya, cara ingatan yang kembali secara perlahan itu yang justru semakin melukai Fal. Akshaya membe
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 619 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Beruntungnya, saat sudah tidak berdaya, papinya datang menolong Keira kecil. "Ayis nggak bisa bang, om Rian yang ahli bedah otak pun nggak mungkin bisa hapus memori itu, bang. Ayis akan lakukan apapun, asal jangan itu, bang. Ayis minta maaf. Ayis hampir gila hidup dengan rasa bersalah ini, bang." kata Ayis, panggilan kecil Irish lirih sekali. Buna yang melihat momen itu menangis. Perih rasanya melihat kedua anak yang pernah dikandung nya bertengkar seperti itu.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

Dvorets Imperor, Peterburg Louis Gernes Maaf aku terlalu pengecut menerima kenyataan hidupku yang sepenuhnya telah ditentukan bukan olehku tapi orang lain, aku ingin mencoba membuka diri namun rasa takut akan penolakan akan larangan terus menghantuiku, saling menyembunyikan terus menerus tanpa tahu sakit diantara kami yang mulai menyeruak dalam benak namun tak mampu terucap. “Lihatlah kelakuanmu!, bagaimana aku bisa keluar dengan tubuh penuh bercak merah begini?!” ia mulai merajuk dengan apa aku lakukan sejak malam, aku hanya menyengir menanggapi marahnya, ia hendak beranjak pergi, namun tubuhnya kini kutahan dan kuciumi dia dengan gemas, entah apa aku selalu merasa jatuh cinta setiap hari p
103.1K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Who Am I (Bahasa Indonesia)

Who Am I (Bahasa Indonesia)

Penulis baru mengupload satu bab di sana. Judul bab tersebut adalah “Amnesia”. Diceritakan bahwa tokoh utama terbangun di rumah sakit dalam keadaan amnesia. Jantung Hana berdebar kencang. Situasinya sangat mirip dengan saat dia terbangun di rumah sakit dahulu. Penulis juga menceritakan bahwa dirinya mengalami amnesia. Dia terbangun hanya ditemani sosok seorang wanita berumur empatpuluhan di sampingnya.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah) Aku menunggu di depan gerbang kedatangan. Aku memperhatikan satu-persatu orang yang keluar dari gerbang tersebut. Namun sekitar 5 menit menunggu, aku tidak bisa menemukan Bunga. Dan aku tidak menemukan ia diantara banyaknya orang yang datang. Namun tidak lama setelah itu.... ADA YANG MENUTUP MATAKU! AKU PANIK! TANGANKU SUDAH MENGEPAL KERAS! NAMUN ALANGKAH TERKEJUTNYA....
2.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

" Sosok itu berhenti gemetar. Dan untuk sesaat… udara di dimensi itu **menghangat.** Bukan dari sihir. Tapi dari pengakuan. Dari kehadiran. Dari **hak untuk dikenang.** Roh-roh lain kini berdesakan. Tapi mereka tidak liar. Mereka tidak memaksa. Mereka **menunggu giliran.** Aaron dan Ilham saling berpandangan. Tak ada waktu. Tapi mereka tahu, ini perlu dilakukan. Satu demi satu, mereka mulai memberi nama: "Engkau… Suma." "Engkau… Anyar." "Engkau… Lolo." "Engkau… Duma." "Engkau… Rami." Dan setiap nama menciptakan **jejak cahaya** di udara. Membentuk jaringan kecil seperti akar—tapi menggantung.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Lampu halte memantulkan nama jalan yang baru lahir dari tulisan Aline: Jalan Memorika. Kavi tertawa kecil. “Dia bahkan mulai memberi nama dunia ini.” Aline tersenyum malu. “Rasanya… menyenangkan.” Nara memandangnya hangat. “Karena cerita ini tidak lagi hanya tinggal di dalam dirimu.” Di langit, jembatan cahaya berdenyut sekali lagi. Pintu kedua terbuka sedikit. Dari baliknya terdengar suara seseorang menghela napas panjang.
734 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Naira Gelap mengusapnya dengan penuh kasih… dan kelicikan. “Bagus… masih ada yang ingat padaku.” Lalu ia menatap huruf merah itu seperti menatap musuh lama. “Atau mungkin… sahabat baru.” 4. Lira Tanpa Nama Di ruang antara, yang tidak gelap dan tidak terang—hanya ada— Lira membuka matanya lagi. Tidak ada ingatan. Tidak ada luka. Tidak ada beban. Ia berjalan di ruang itu dengan bingung, tangannya meraba udara yang terasa seperti permukaan air.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Semua nama telah menghilang, kecuali satu baris di tengah halaman terakhir: “Mereka yang masih diingat, akan bertahan.” Aira menelan ludah. Tangannya gemetar. Ia tahu, ini bukan sekadar keanehan. Dunia benar-benar mulai melupakan. Dan entah bagaimana, namanya mungkin sudah mulai menghilang dari ingatan orang lain. Ketika ia pulang malam itu, ia mencoba memanggil nama sendiri di depan cermin.
10987 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Kenichi mendekatkan tangan Seika ke arah tangan laki laki pingsan tersebut. Akira dan anak buah Kenichi menatap semakin heran. Apa yang sebenarnya terjadi?. Seika tersentak ketika merasakan kulit dingin ditangannya lalu mulai menekan dan berkonsentrasi, ia bisa mempercerpat alur memori masa lalu orang yang disentuhnya jika ia berkonsentrasi tinggi, sehingga ia tidak begitu takut akan memori mengerikan yang masuk ke pikirannya, karena memori tersebut seperti kaset film yang dipercepat, kita mengetahui inti dari sebuah film namun tidak merasakan perasaan yang ingin disampaikan oleh film tersebut. Seperti itulah kira-kira yang dirasakan oleh Seika.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status