Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Ia bersumpah tidak akan melewati jalan ini lagi seorang diri, apalagi di tengah malam seperti ini. *** "Kau adalah orang yang paling ingin aku benci dan aku bodoh karena tidak mampu melakukannya." -Sagara Affandra- To be continued
1013.8K viewsOn holdAdded to Library 482 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Zean & Zetta

Zean & Zetta

"Ibu lupa nama Ibu siapa?" Ibu itu mengangguk. Tidak ada salahnya kan untuk memberi nama pada orang yang sedang hilang ingatan? Zetta ingin sekali lebih dekat dengan Ibu ini. Wajahnya sangat mirip dengan Ibu Zetta yang sudah meninggal belasan tahun yang lalu. Rasa rindunya begitu besar. "Em ... gak apa-apa kalo Ibu lupa. Nama aku Zetta." "Zetta .... " "Ih Ibu pinter. Iya nama aku Zetta, aku baru pulang sekolah Bu. Sekolah baru yang bagus banget."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Siapa kalian?” Cahaya-cahaya itu menyatu membentuk sosok raksasa berjubah putih, wajahnya tak terlihat, hanya dua bola cahaya di tempat matanya. “Kami adalah Memori Dunia. Kami menyimpan rahasia yang bahkan Dewan pun tidak tahu.” Bara menegakkan tubuh. “Kalau begitu, katakan kebenarannya. Mengapa retakan terbuka? Mengapa aku?”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Langit di atas dunia Lena dan Kai mulai menunjukkan rekahan seperti lembaran naskah yang robek oleh tangan tak kasatmata. Retakan itu tak berbunyi, tapi mengalun seperti bisikan sunyi, dan dari dalamnya… keluar sosok. Bukan cahaya. Bukan bayangan. Sesuatu yang seperti ingatan, tapi lebih tua dari waktu. Arx.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Mulai dari langit-langit sampai dua pria itu dan Hayashi. Sejak tadi Ayu mencoba tenang, tapi dalam hati, Ayu sedang amat panik. Ia merasa begitu kosong. Seperti seseorang yang baru saja menembus tabir dan hanya menemukan warna putih tanpa coretan apapun. “Apa kau masih mengingat namamu?” tanya Hayashi. “Ayumi.” Ayu menjawab dengan otomatis, tapi nama itu juga termasuk bagian ingatan lima belas menit itu.
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 427 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Bayaran Cinta Sang Miliarder

Bayaran Cinta Sang Miliarder

--- Tapi malam belum selesai. Karena pukul 9 malam, saat kami pulang ke apartemen, ada satu paket tanpa nama di depan pintu. Isinya? Satu flashdisk. Dan sebuah catatan bertinta merah: “Kalau kamu pikir masa lalu hanya milik Alya, tunggu sampai kubuka file ini. Karena semua yang bersinar... pasti pernah gelap.” Aku menoleh pada Kenzo. Wajahnya berubah — bukan karena takut. Tapi karena... dia tahu isi flashdisk itu.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Kenapa hanya menatapku, seolah bukan tubuhku yang ia cari? Kamar itu remang, lampu kuning temaram memantul pada dinding bercat pudar. Bau parfum murahan bercampur dengan asap rokok tipis yang menyelinap dari jendela. Ratri berdiri di depan pria paruh baya itu, tangannya lincah membuka kancing kemeja satu per satu. Namun, yang membuatnya bingung, pria itu hanya duduk diam di tepi ranjang, membiarkan kemejanya terbuka tanpa sedikit pun berniat menyentuhnya.
756 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

--- Elyssandrah Nyem’Arvalin — Penjaga Riwayat Tak Tertulis. Memori dan masa lampau. Ia bisa menutup mata tapi membuka pandangan. Namun memori selalu menjejak… dan riddle ini bicara tentang sesuatu yang tak pernah benar-benar ada. --- Lûmeryon Tal’Aithar — Sang Matahari Tersembunyi. Cahaya dan kesadaran. Kata-kata riddle berdentang lembut di kepalanya. Bukan bayang, bukan cahaya—mungkin ini tentang kesadaran yang tidak terlihat, seperti matahari di balik malam.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Memory

Memory

Aku tidak menyangka, Om Dala yang dikenal Amanda adalah dia. Aku menghela napas lemah. Menarik diri di balik selimut. Tadi aku mampu meredam gejolak, nyatanya sekarang aku kelimpungan dengan rasa yang tidak bisa kuterjemahkan. Sehingga aku sulit merapatkan kedua mata. "Mandala ...." gumamku lirih. Nama yang punah dari mulutku untuk sekian lama. Aku menutup wajah dengan bantal, menghalau suara denting hujan di atap juga menghalau rasa yang tidak tenteram. Mencoba menenggelamkan diri dalam lelap.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

adalah aku. Aku menggeleng, entah aku yang saat ini, atau aku yang tengah kuhinggapi ini. Segalanya tiba-tiba terkesan dingin, hampa, dan membeku. Semua ingatan aneh tiba-tiba mendobrak masuk kepalaku, layaknya ingatan orang ini mulai menyerang kepalaku habis-habisan. Ingatan tentang padang rumput, suasana yang begitu damai dengan latar belakang danau biru dan senyum lebar. Jadi, aku tahu kami—aku dan gadis ini—memang saling mengenal. Kami begitu dekat, sampai aku bisa melihat di tengah kegelapan malam penuh bintang, kami berada di bawah tenda, menikmati makanan hangat yang baru matang dengan senyum manis darinya. Canda tawa di ingatan palsu ini terkesan begitu nyata, asli, dan murni, seolah
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 641 Times as light novel unnamed memory
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status