Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LILY

LILY

Dreett Bunyi telepon terdengar nyaring di dalam kamar sebuah apartemen. Sontak hal itu membuat seorang gadis merasa kesal. Gadis itu masih ingin tidur. Namun, suara dari ponselnya tidak berhenti berbunyi. Sebenarnya, siapa orang yang menghubunginya dimalam hari begini?. “Halo,” gumam Lily. “Lily,” ucap si penelepon.
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 209 Beses bilang linger on
Read
+Library
Lusia

Lusia

“Nona... tenanglah.... “ Eliona mengusap punggung Lusia yang bergetar, “Para pelayan di sini tidak bisa menjaga mulut mereka, jangan terlalu di ambil hati.... “ pesan Eliona. Lusia tak habis pikir kenapa para pelayan di sini membencinya dan hanya Eliona yang mau berbicara dan bersikap baik padanya. Termasuk Emma. Padahal, Lusia tidak melakukan sesuatu yang merugikan mereka sedikitpun. “Sebaiknya Nona istirahat dan setelah merasa lebih baik, akan saya antarkan makanan.... “ Eliona berpamitan dan meninggalkan Lusia untuk beristirahat. *** Sementara itu, Aaron tengah sibuk bersama Mason sejak tadi, ia sedang menunggu kedatangan Leon. Mereka sudah sepakat untuk bertemu hari ini, tapi Leon sepert
Sikat na Kabanata
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 181 Beses bilang linger on
Read
+Library
LALI

LALI

Menikmati sore seperti mereka-mereka. Di ujung sana, tampak segerombol pemuda sedang memandangi air yang menggenang dengan tenang. Air itu tampak begitu hitam. Sesekali riuh rendah menampilkan gelombang kecil. Air menarikan gelombang, tak jarang ikan-ikan kecil berlompatan. Umpan pancing mengelilingi. Sesekali pemuda menarik tali pancing yang terbuat dari belahan bambu. Cukup sederhana. Hanya bilahan bambu yang di ikat dengan tali dan diberi umpan. Yang lainnya bersorak turut bahagia. Si pemilik kail segera melepas ikan dan memasukkan ke dalam wadah yang telah ia persiapkan.
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 150 Beses bilang linger on
Read
+Library
LARA

LARA

keluh Patrick. "Nggak kok. Deket." "Halo Patrick. Kenalin nama aku Angel dan ini Lola," ucap Angel sambil menunjuk Lola. Angel dan Lola tiba - tiba saja datang dan memperkenalkan diri kepada Patrick. "Oh iya. Aku Patrick," jawab Patrick sambil memandang Angel dan Lola. "Kamu mau ke kantin kan? Yaudah bareng aja sama kita berdua. Kita juga mau ke kantin kok," ajak Angel.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang linger on
Read
+Library
LIGNEE

LIGNEE

Ujar Aldi “Belum tiba. Aku bisa memeriksanya.” “Tidak, aku ingin Sasha,” rengek Kevin “Ketika dia selesai, Sasha akan tiba, oke?” kata Kevin. “Ayo, mari kita lihat apa yang kamu dapatkan. Ayo pergi.” Sasha masuk ke dalam dan mendapati Lili sedang duduk disana. “Salam.” “Salam.” “Apa yang bisa saya bantu?” tanya Sasha. “Apakah kau istri Emir?”
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang linger on
Read
+Library
LUNA

LUNA

Dalam ruangan tersebut terdapat sebuah kunsen kayu jati yang di sangkuti gorden renda dengan warna senada, di mana menghadap langsung pada sebuah pohon kapuk yang menjulang tinggi. Luna mengucek rambutnya yang basah dengan handuk kecil yang bergambar beruang di bagian ujung. Sambil menggantungkan handuk tersebut di bahu, Luna berjalan menuju laptop yang tampak menyala. Sebuah pesan dari Black mask, organisasi mata-mata tempat gadis itu bernaung. Luna mengklik ikon topeng hitam yang berputar pada layar memasukkan kata sandi 051205. Tanggal di mana kehidupannya mulai berubah.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang linger on
Read
+Library
My Luna

My Luna

Gamma masih bergelut dengan pikirannya, jangankan suara Aldrean, hembusan napasnya saja tidak terdengar saking sibuknya memikirkan semua yang terjadi. “Sudahlah, tidak apa. Mari masuk, kebetulan sekali kami sedang mengadakan pesta akhir tahun. Banyak sekali hasil buruan dari para Wolf di sekitar sini,” ujar Lian. Aldrean mengikuti manusia tua itu dengan tenang sedangkan Gamma masih mengawasi sekeliling seakan tidak percaya dengan apa yang baru dia lihat. Bahkan Gamma Ryan saja sudah muncul dan menjelaskan semuanya namun sulit bagi Gamma menerima kenyataan ini.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 149 Beses bilang linger on
Read
+Library
Luna dalam Lara

Luna dalam Lara

Di saat genting ini, Lidya yang lama, yang rentan dan mencintai, berjuang melawan Luna yang keras dan penuh dendam. Tak lama kemudian, Damon muncul. Wajahnya dipenuhi oleh debu dan kelelahan, tetapi matanya memancarkan tekad. Ia membawa sebuah flash drive kecil di tangannya, menggenggamnya erat seolah itu adalah nyawanya. "Kau datang," kata Luna, suaranya pelan. "Tentu saja aku datang," balas Damon. Ia melangkah mendekat, tetapi Luna menahan.
10837 viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang linger on
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Nila mana ya?” “Masih molor Mba,” Sahut Kara kesal, “Nila kalau lagi libur itu susah banget untuk pindah dari kasur. Dulu, pas jaman kuliah dia juga gitu sampai Bita berkali-kali nelpon cuma untuk mastiin Nila masih bernafas.” Diar dan Lani langsung tersenyum, tanpa perlu memastikan kebenarannya mereka sudah yakin itu adalah fakta.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang linger on
Read
+Library
Dear Nala

Dear Nala

Prang! Bunyi piring-piring yang berhamburan di atas lantai dapur kecil, sebuah rumah. Terlihat dua orang dewasa yang sedang berdebat. Sampai mereka tidak menyadari jika ada seorang anak yang selalu mengintip pertengkaran mereka. “Apa kau tidak bisa sehari saja tidak membuat masalah?” teriak Liana. Wanita berusia 39 tahun, yang terlihat sedang menahan amarahnya.
103.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 81 Beses bilang linger on
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status