LANGIT penuh MELODY
Jantung keduanya tampak tak terkendali, kamar pun jadi terasa panas padahal AC sudah paling rendah.
“Kita hanya tidur, dan nggak melakukan apa pun,” ujar Melody memberikan pembatas guling di tengah.
“Iya, saya tahu. Saya juga tidak mungkin memperkosa kamu malam ini,” jawab Langit membuat Melody melotot.
“Berhentilah, bicara yang tidak-tidak, dan tidurlah,” minta Melody tidur memunggungi Langit.
“Baiklah, tuan putri,” jawab Langit berbaring menatap punggung Melody.
Sikat na Kabanata