Bukan Cinta, Ternyata Dusta!
Di kehidupan yang lalu, aku merelakan kedua kakiku dilindas hingga hancur demi melindungi suamiku. Mertuaku menganggapku sebagai pembawa sial, beban keluarga, dan menunjukkan kebencian yang mendalam padaku.
Orang tuaku sendiri merasa aku tak berguna dan menyusahkan, sehingga memilih untuk memutus hubungan denganku. Hanya suamiku yang tetap berada di sisiku dan aku selalu mengira bahwa dia mencintaiku.
Namun menjelang kematianku, aku mendengar dia berkata, "Kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu seharusnya nggak bertahan hidup dan membuatku malu."
Kemudian, dia membunuhku secara perlahan-lahan dengan membekapku sampai napasku habis.
Setelah kematianku, dia menikah lagi. Saat itulah aku baru
Hot Chapters