Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Tetapi sekarang dia menggunakan panggilan itu dengan begitu lancar, yang berarti dia bisa saja melakukannya sebelumnya, tetapi dia hanya tidak mau. Tetapi apa gunanya rasa sayang yang terlambat ini? “Aku bisa menjelaskan masalah di konser itu, bukan itu yang kumaksud, aku hanya tidak bisa mengungkapkan dengan jelas saat itu.” “Aku tidak menyesal bersamamu, aku hanya...” “Kamu hanya tidak pandai berbasa-basi, kamu bicara apa adanya.” Aku melanjutkan perkataannya. Namun Martin berulang kali membantahnya, “Tidak, itu hanya karena suasana saat itu, aku mengatakannya tanpa sadar.”
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Clarity

Clarity

Why are you my clarity? Why are you my remedy? Why are you my clarity? Why are you my remedy? If our love is tragedy, why are you my remedy? If our love's insanity, why are you my clarity? Zedd - Clarity (Feat. Foxes)
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

All those days chasing down a daydream All those years living in a blur All that time never truly seeing Things, the way they were Now she's here shining in the starlight Now she's here suddenly I know If she's here it's crystal clear I'm where I'm meant to go Cantika kembali mengangkat mic-nya menjelang sang Papa menyelesaikan irama bagiannya. And at last, I see the light And it's like the fog has lifted And at last, I see the light
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 507 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

Malam-Malam di Balik Koridor Asrama Wanita

Itu adalah suara nyanyian pemujaan kuno, sebuah kidung bernada minor yang dinyanyikan dengan tempo yang lambat dan ritme yang mistis. Suara itu begitu bergema di dalam lorong bawah tanah, memancarkan aura yang sangat kuat, dewasa, dan penuh dengan aura magis. "Itu... itu suara wanita dewasa," lirih Clarissa, wajahnya kembali memucat di balik temaram cahaya senter ponsel. "Suara itu... nadanya begitu familiar di telingaku, tapi aku tidak bisa mengingatnya karena dilapisi oleh gema mantra."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Jarinya tertahan cukup lama di atas kolom percakapan Maya. Akhirnya, dengan sisa-sisa harga diri yang tersisa, dia mengetik: [Anak-anak merindukanmu.] Namun, sesaat setelah dia menekan tombol kirim, sebuah tanda seru merah muncul di layar. Warna merah itu seperti pukulan palu yang menghantam jantungnya dengan telak!
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Balas Narti. “Laiya makanya kamu buruan ngomong, jangan menggantung diriku begini, Nar. Nggak enak rasanya.” Keluh Anto sok bersikap romantis, padahal dia mendengar kalimat itu dari lirik lagu yang diputar Amina dalam mobil.
1036.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Suara langkah Galuh perlahan menjauh, menyisakan sunyi yang begitu menyesakkan. “Bersihkan dirimu.” Kata-kata itu masih terngiang di telinganya, dingin, tajam, dan tanpa empati sedikit pun. Ratri perlahan berdiri, namun lututnya bergetar. Ia menatap bayangan dirinya di kaca garasi, kusut, rapuh, dan nyaris tak ia kenali. Ada bekas air mata yang belum sempat kering di pipinya.
727 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

jawab Langit menurut saja. Melody mulai membersihkan luka di sudut bibir Langit yang mulai mengering, wajah keduanya tampak begitu dekat. Langit bisa memandang jelas wajah cantik Melody, menatap tanpa berkedip dan Langit tak dapat mengalihkan pandangan tersebut.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

"...jangan pernah remehkan alasan mengapa aku bersedia meminjamkan namaku padamu sejak awal. Ini bukan sekadar karena aku benci ketidakadilan." ​Kata-katanya menggantung di udara, menyisakan tanda tanya baru di benakku. Sebelum aku sempat membalas, suara langkah sepatu hak tinggi yang tajam menggema di selasar. ​Kami menoleh serempak. Di sana, berdiri Clarissa Larris. Ia melipat tangan di dada, senyum simpul yang mematikan tersungging di bibirnya yang merah menyala.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Aku Madu

Aku Madu

ucap Sinta yang tersenyum nyengir. "Aku pulang pergi pakai Glx," ucap Clarissa yang sedikit tersenyum. "Apa itu Glx?" ucap Sinta yang tidak mengerti. "Goyang lutut Xali," ucap Clarissa yang membuat Sinta tertawa ngakak. "Istilahnya keren, gitu dengar artinya langsung merana. Risa jangan lupa besok kita jalan-jalan," ucap Sinta saat kami berjalan berdua dan berhenti di pinggir jalan raya yang padat dengan kendaraan.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai lirik clarity
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status