Teka-Teki yang Disembunyikan Istriku
Namun, mata ibuku tak lepas memandang Lira.
"Li-ra," ucapnya masih terbata-bata.
"Iya, Bu. Lira bersyukur kini melihat Ibu membuka mata lagi," timpal istriku.
"Ja-ngan tinggalin, I-bu, ma-afin, Ibu, Nak." Air mata jatuh begitu saja saat Ibu mengucapkan kata maaf pada Lira.
"Lira udah maafin, Ibu sembuh ya, kita sama-sama lagi pulang ke Jakarta," timpal Lira.