Ikatan Tak Dirindu
Namun Safira terus menerus mengulur waktu.
“Nanti aja besok pagi, Ma,” kata Safira. “Aku capek, pengen cepat istirahat,” dia beralasan.
Setelah bicara begitu, Safira mengurung diri di kamar. Dia menutup seluruh tubuhnya dengan selimut, bahkan sampai kepala dan wajahnya pun ikut ditutupi. Dan apakah yang terjadi, apakah dia benar-benar tertidur? Ah, nyatanya tidak. Dia malah mengalami insomnia. Malah terus bepikir, apakah mual-mual yang selalu dia alami setiap pagi beberapa hari ini memang pertanda buruk?
Hot Chapters