Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamar Nomor 13

Kamar Nomor 13

Tapi ketika jendela itu terbuka, yang ia lihat hanyalah kegelapan pekat, seolah-olah dunia luar tak lagi ada. Dalam keputusasaan, Damar mencoba memukul kaca jendela itu, namun kaca itu terasa keras dan tak bergeming sedikit pun, seolah-olah terbuat dari baja yang tak mungkin dipecahkan. Tangannya mulai sakit, tapi ia terus mencoba, berharap kaca itu bisa pecah dan membiarkannya keluar. Namun tiba-tiba, suara bisikan kembali terdengar, lebih jelas kali ini. "Kau tak akan bisa pergi..."
938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Iki tulising kidungku (Ini adalah penulisan lagu saya) Kanggo siro hapsarining kalbu (Untuk kepolosan hati nurani) Eseme kang manis madu (Senyumnya manis sayang) Dasar ayu parasmu kang tanpo layu (Dasar yang baik dari parasmu Anda adalah tanpa memudar) Tiba-tiba Dimas memegang tangan Gendhis. Mereka saling berpegangan tangan dan menatap satu sama lain. Yomung ndiko kang sawiji (Hanya kamu adalah satu-satunya) Langit bumi kang hanyekseni
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai lirik jendela
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Lalu, siapa orang iseng yang mengetuk kaca jendela itu berulang-ulang? Lulu menggedikkan bahu, kini ia bisa bernafas lega. Lulu kemudian menutup kembali jendela dan gorden itu. Ia membalikkan badan, hendak kembali melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu. Namun, cahaya ponsel miliknya tak sengaja menyoroti sesosok yang tengah menyeringai di hadapan Lulu. "Aaaa!"
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Ketagihan Menjadi Penguntit

Ketagihan Menjadi Penguntit

Aku menatap layar ponsel dalam keadaan merinding. Aku hanya melirik sekilas, tetapi aku segera ketakutan setengah mati. Orang itu hanya mengucapkan satu kalimat, "Kamu pandai menggoda, ya. Bisa-bisanya membuka jendela dalam keadaan tanpa busana seperti itu." Aku segera mendongakkan kepala, jendela yang ada di dalam kamar mandi sedang terbuka, sementara tirai yang ada pada jendela tersebut terbuka beberapa kali karena embusan angin yang cukup kencang.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Seolah Louis dilempar ke dalam kenangannya sendiri, sebuah kerikil yang meluncur mengetuk wajah jendela membuat pelangi muncul begitu terang sepanjang bibirnya. Meski sedikit dikecewakan sebab kedua sayap jendela itu tak terbuka, harapannya tak bisa luntur begitu saja. Jemari ia angkat untuk sebuah petikan gitar yang menyenandungkan melodi. Kemudian bibir yang tadinya terdiam karena senyuman, kini bergerak mengungkapkan perasaan. "There are places I'll remember." Kalimat pertama itu menuntun alunan triangle dan marakas bersatu dengan melodi gitar yang Louis ciptakan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Dia ingin kita berdua terperangkap di sini.” Tiba-tiba, dari kegelapan di luar jendela joglo, terdengar suara musik. Bukan suluk wayang, melainkan tembang Jawa kuno yang jarang didengar, Macapat Sinom, dinyanyikan dengan nada yang sangat melankolis. “Itu tidak mungkin,” Raka tersentak. “Itu lagu favorit Ayah.” Kirana langsung waspada. Ia mengeluarkan pistol dari balik kemejanya dan mengarahkannya ke jendela. “Siapa di luar?”
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Pandangannya beralih ke luar jendela—jalanan masih lengang, hanya beberapa motor melintas, sementara kaca-kaca ruko di sepanjang trotoar memantulkan siluet mobil mereka. Dari kursi depan, Pak Hendra meraih tombol radio dan memutarnya pelan. Suara musik mengalunkan bait lagu “Hampa” dari Ari Lasso. "Hampa terasa hidupku tanpa dirimu..." Putra tersenyum kecil. “Aduh, lagu ini banget nih?" gumamnya, lalu mulai ikut bersenandung dengan suara rendah. "Apakah di sanaaaa kau rindukaaann aku..."
9.8132.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Pinjam punyaku agar milikmu juga bisa terbuka Borrow mine so yours can open too Karena aku akan berdiri di sampingmu 'Cause I'm gonna stand by you Bahkan jika kita hancur Even if we're breaking down Kita dapat menemukan cara untuk melewatinya We can find a way to break through Bahkan jika kita tidak dapat menemukan surga Even if we can't find heaven Aku akan berjalan melewati neraka bersamamu I'll walk through hell with you * Milly terkesiap. Kata-katanya terkesan begitu puitis dan muluk-muluk. “Ini Jetro yang menulis?” tanya Maxer kaget. “Bukan.” Milly menjawab lebih dahulu. Virgo membenarkan.
1088.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

Tresno Ra bakal ilyang Kangen sangsoyo mbekas Tembang rindu kanggo riko Janji suci tekaning pati Salam Tresno di jogo Snadyan adoh panggonanmu Sumpah tulus kanggo riko Salam rindu neng slirahmu *** Petikan dawai gitar dari jemari Halilintar mengalun menyeberangi pintu ke pintu dan mengetuk kaca pintunya. Merayu-rayu penuh ritme agar beberapa orang yang tengah membuka kaca selaras dengan harapan Halilintar mengulurkan sedikit rezeki untuknya makan hari ini.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lirik jendela
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Wajah tersenyum Linda terpantul di jendela kaca, yang akhirnya memudar karena malam yang gelap dan tidak relevan ini. Dia berdiri di dekat jendela sebentar kemudian menutup tirai lagi. Apa yang Linda tidak ketahui adalah selama dia membuka jendela dari lantai ke langit-langit dan berjalan keluar, dia akan melihat Josua bersembunyi di sampingnya. Pria yang sangat dia rindukan mengucapkan selamat tinggal sebentar dengan cara ini. Melihat sinar cahaya yang datang dari celah tirai, Josua dengan lembut menyentuh kaca dengan jari-jarinya dan berkata dalam hatinya, "Linda, tunggu aku kembali! Tunggu aku!"
9.6662.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.5K kali sebagai lirik jendela
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status