Kamar Nomor 13
Tapi ketika jendela itu terbuka, yang ia lihat hanyalah kegelapan pekat, seolah-olah dunia luar tak lagi ada.
Dalam keputusasaan, Damar mencoba memukul kaca jendela itu, namun kaca itu terasa keras dan tak bergeming sedikit pun, seolah-olah terbuat dari baja yang tak mungkin dipecahkan. Tangannya mulai sakit, tapi ia terus mencoba, berharap kaca itu bisa pecah dan membiarkannya keluar.
Namun tiba-tiba, suara bisikan kembali terdengar, lebih jelas kali ini. "Kau tak akan bisa pergi..."
Hot Chapters