GADIS 100 KG
“Jangan marah lah. Percaya sama kita, kita nggak bakal berbuat bar-bar seperti mereka.“
“Halah, bodo amat. Terserah Lu pada, tapi inget! Jangan berbuat nekad.“
“Oke. Lu bisa pegang omongan gue.“
Adeera mengangguk lalu menatap layar ponsel yang menampilkan girl band asal negeri gingseng.
“Mereka cantik ya, Rey. Langsing pula,“ cetusnya sambil membayangkan bobot tubuhnya kembali ke mode normal.
“Nggak, Deer. Lu lebih cantik dari mereka.“
Adeera tertegun mendengar jawaban Reynan dan sontak mendongak, kembali menatapnya. Membuat pandangan mereka bersirobok cukup lama.
Reynan mengelus pipi gadis itu lembut lalu mengedipkan mata. Setelah itu beranjak menjauh saat melihat pipi Adeera yang bersemu m
Chapitres populaires