Antara Aku dan Adik Tiriku
Rish Alramama bilangkata ibu untuk anaknyatapi jangan bilang mamakenapa mama
"Kami menyayangimu. Semua orang menangis karena tak ingin kau seperti ini. Kau harus bertahan. Aku ... Aku janji, saat kau sembuh nanti, aku akan menjadi kakak sebenarnya untukmu. Tidak ada lagi Syaqila yang senang mengusilimu. Aku juga akan membantumu sembuh. Raffael, kau pasti mendengar suaraku, bukan?"
Huh?
Raffael yang merasa ada di ruang hampa yang gelap mendengar semua yang dia katakan. Hanya saja, dia tak bisa merespon. Dia juga bingung, mengapa Syaqila bisa mengatakan semua itu? Apa dia berpura-pura?
Tapi, tangisannya itu terdengar nyata.
Air matanya juga terasa, karena jatuh mengenai kulitnya.
Raffael termenung kosong. Apa yang harus ia lakukan?