Selubung Memori
Kukatakan itu pada Lavi bersama kondisi terkini tim kami—Reila sudah bangun dan berjalan sendiri, jadi aku tidak perlu menggendong siapa-siapa lagi, yang kusebut pada Lavi sebagai, “Punggungku kesepian.”
[“Dasar aneh. Nanti aku hukum menggendongku sepuasmu.”]
Lavi juga melaporkan keadaan terkini timnya. Setidaknya, Profesor Merla benar soal Nadir. Sejauh ini dia sudah menyebar pasukan burung ke sekitar untuk membantunya mencari gua yang kami tuju. Dia juga meminta para burung mencari tebing mana pun yang lebih tinggi dari permukaannya yang sekarang. Sudah sejam sejak para burung dikerahkan, dan sudah ada beberapa burung kembali memberi kabar soal keberadaan tebing—yang masalahnya, ada sekita
Hot Chapters