Akhirnya Kau Mencintaiku
kata Rea, dia memang masih lemah dan kurang bersemangat.
Jeno mengangguk, lantas memegang kedua pundak istrinya untuk naik ke lantai atas. Namun, sebelum kakinya menapaki anak tangga, ponselnya berdering, pria itu meminta Rea berhenti untuk memberi kesempatan dirinya merogoh saku celana dan melihat kontak penelefon lantas ia berkata. "Kamu diantar Bibi saja, ya..Aku harus terima telefon dulu dari Arya."