Cinta Cita
“Hei, kemungkinan apa pun yang terjadi di sana, aku cuma mau kamu ingat satu hal, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua.”
~~~~~~~~~~~~
“Belum keisi, ya?” Salsa, rekan kerja Cita kembali menoleh pada kursi kosong di samping jendela. Penumpang yang antri untuk duduk di kursinya masing-masing sudah terlihat lengang, tetapi kursi di samping Cita belum berpenghuni. “Kalau nggak ada orangnya, geu pindah situ, ya, Cit.”
Cita yang duduk di tengah-tengah, lantas menoleh pada kursi di sampingnya dan mengangguk. “Harusnya kita check in online, biar dapat kursi di samping jendela.”
Chapitres populaires